Berita

Penampakan Kapal pesiar Orient saat sebelum ledakan dan nampak terbalik sebelum dan setelah ledalan/Net

Dunia

Ledakan Beirut: Kapal Pesiar Bintang Lima 'Orient Queen' Terbalik, Satu Tewas Dan Satu Hilang

JUMAT, 07 AGUSTUS 2020 | 16:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kapal pesiar The Orient Queen terbalik di tempatnya berlabuh di Port of Beirut setelah ledakan dahsyat pada Selasa.

Dilaporkan salah satu awak kapal tewas dalam ledakan itu dan satu lagi dilaporkan hilang. Sementara beberapa anggota awak lainnya berada di rumah sakit di seluruh kota. Operator kapal Abou Merhi Cruises, yang masih shock dengan peristiwa ledakan itu menyebutnya sebagai tragedi mengerikan.

Ledakan menimbulkan kerusakan pada beberapa bagian kapal, menyebabkan air masuk ke kapal itu sedikit demi sedikit hingga kemarin malam, Kamis (6/8) kapal sepanjang 120 meter itu terbalik.


Kerusakan parah juga dilaporkan di kantor pusat Abou Merhi Cruises, di daerah Awwal Bliss di Beirut.

The Orient Queen memiliki kapasitas hingga 300 penumpang. Saat ledakan terjadi, tidak ada penumpang di dalamnya karena kapal sedang menghentikan operasionalnya.

Kapal pesiar berbintang lima ini biasanya berlayar dari Pelabuhan Beirut ke lima tujuan di Eropa dan Asia selama musim panas. Seandainya operasi normal dilakukan, kemungkinan kapal pesiar itu berada di laut pada saat ledakan.

“Ini hari yang menyedihkan dan menyedihkan bagi kita semua,” kata operator kapal pesiar itu di media sosial. “Kapal Pesiar Abou Merhi telah kehilangan jiwa yang berharga dalam tragedi yang terjadi di pelabuhan Beirut. Heilemariam Reta (Hailey) dari Ethiopia," seperti dikutip dari TN, Jumat (7/8).

“Doa dan pikiran kami bersama keluarga Mustafa Airout dari Suriah yang berada di pelabuhan dan masih hilang,” lanjut postingan tersebut.

Seorang perwakilan dari operator kapal pesiar tersebut mengatakan Airout terakhir kali terlihat "sangat dekat dengan ledakan". 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya