Berita

Menteri Pendidikan Ghana, Matthew Opoku Prempeh/Net

Dunia

Ghana Belum Akan Membuka Sekolah, Tahun Akademik 2020-2021 Akan Dijadwal Ulang

JUMAT, 07 AGUSTUS 2020 | 12:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Ghana memutuskan untuk tidak membuka sekolah-sekolah di negara itu. Lewat Kementerian Pendidikan, Ghana mengumumkan tahun ajaran akademik 2020-2021, yang biasanya dimulai pada September di negara Afrika Barat itu, akan dijadwal ulang. Belum ada kepastian kapan jadwal ulang tersebut.

Menteri Pendidikan Ghana, Matthew Opoku Prempeh, mengatakan bahwa sekolah-sekolah di negara itu tidak akan dilanjutkan sepenuhnya selama pandemi Covid-19 terus menyebar, seperti dilaporkan News Ghana, Jumat (7/8).

Prempeh menyampaikan, menurut studi yang dilakukan oleh komunitas ilmiah tentang sifat dan perilaku virus, membuat pembukaan kembali sekolah akan berbahaya karena akan menjadi lahan subur untuk penyebaran cepat di kalangan siswa. Ia memandang hal itu sangat membahayakan kehidupan masyarakat.


"Begitu Covid-19 tetap berada di sini bersama kita semua, siswa tidak akan diminta untuk melanjutkan pembelajaran tatap muka sepenuhnya, karena itu adalah lahan subur untuk penyebaran," kata Opoku Prempeh.

Pemerintah akan mengambil keputusan tentang bagaimana menjalankan tahun ajaran baru, tapi itu setelah siswa tahun terakhir di sekolah menengah pertama dan atas negeri serta mereka yang berada di perguruan tinggi menyelesaikan berbagai ujian mereka, menurut Prempeh.

Prempeh meyakinkan publik bahwa jajarannya telah memberlakukan langkah-langkah yang tepat agar sekolah bisa dibuka kembali. Protokol kesehatan sedang digalakkan untuk mengakomodasi siswa tahun terakhir agar mereka dapat menulis ujian mereka.

Sementara, Presiden Ghana Nana Addo Dankwa Akufo-Addo telah mengeluarkan perintah penutupan sekolah pada 16 Maret lalu setelah negara Afrika Barat itu mencatat kasus pertama Covid-19.

Pengumuman tersebut menghentikan semua kegiatan akademik secara tiba-tiba hingga tiga bulan setelah pemimpin Ghana tersebut meminta agar siswa tahun terakhir di perguruan tinggi, sekolah menengah atas, dan sekolah menengah pertama, kembali ke sekolah masing-masing pada tanggal 15, 22 dan 29 Juni untuk menulis tugas akhir mereka.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya