Berita

Pertemuan bilateral Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Luar Negeri Kolombia, Claudia Blum de Barberi secara virtual pada Rabu, 5 Agustus 2020/Ist

Dunia

Bertemu Secara Virtual, Retno Marsudi Dan Menlu Kolombia Bahas Peningkatan Kerja Sama Ekonomi

JUMAT, 07 AGUSTUS 2020 | 11:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi melakukan pertemuan bilateral dengan rekannya, Menteri Luar Negeri Kolombia, Claudia Blum de Barberi pada Rabu (5/8). Pertemuan tersebut bertepatan dengan perayaan 40 tahun terjalinnya hubungan diplomatik kedua negara.

Ada beberapa poin yang dibahas oleh Retno dan de Barderi dalam kesempatan tersebut, terutama terkait penguatan hubungan bilateral dan kerja sama ekonomi kedua negara.

Kepada wartawan pada Jumat (7/8), Retno mengungkap, Indonesia dan Kolombia saat ini tengah menjajaki kemungkinan kerja sama perdagangan, investasi, dan pariwisata dalam mekanisme Preferential Trade Agreement (PTA).  


"Selain itu, interaksi antara pebisnis kedua negara (juga) harus diperkuat, termasuk pendirian Indonesia-Latin America Chamber of Commerce," sambungnya.

Bukan hanya itu, kedua negara juga saling mendukung kerja sama melalui ASEAN-Pacific Alliance Cooperation.

Tahun lalu pun, Kimia Farma telah menandatangani kesepakatan dengan Inver3 SAS untuk memasarkan produk farmasa Indonesia di Kolombia dan negara-negara Aliansi Pasifik.

"Dan Indonesia menyambut baik rencana asesi Kolombia terhadap Treaty of Amity and Cooperation (TAC)  untuk mendukung stabilitas dan perdamaian di kawasan," tambah Retno.

Dalam konteks forum internasional, Indonesia yang mendapatkan presidensi di Dewan Keamanan PBB akan berkomitmen mendukung pemeliharaan perdamaian. Salah satunya melalui implementasi kesepakatan damai antara pemerintah Kolombia dengan The Revolutionary Armed Forces of Colombia (FARC).

Selain melakukan diskusi, Retno dan de Barberi juga menandatangani dua nota kesepahaman, yaitu pembebasan visa untuk pemegang paspor biasa serta pembangunan platform konsultasi politik antar Kementerian Luar Negeri dua negara.

Terkait pembebasan visa, Retno mencatat, pemberlakuan akan mengikuti aturan selama pandemik Covid-19.

Guna memperkuat hubungan kedua negara, keduanya juga membahas persiapan kunjungan Presiden Kolombia, Iván Duque Márquez ke Indonesia yang dijadwalkan pada 2021.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya