Berita

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi/Net

Dunia

Menlu Retno: Pandemik Covid-19 Menjadi Ujian Bagi Multilateralisme

KAMIS, 06 AGUSTUS 2020 | 16:06 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pandemik Covid-19 hanya bisa ditangani dengan koordinasi dan kerja sama yang baik oleh semua negara. Sayangnya, di tengah krisis seperti saat ini, multilateralisme justru menghadapi tantangan tersendiri.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, tidak bisa disangkal jika saat ini institusi-institusi multilateral harus lebih berjuang di tengah tantangan global selama pandemik Covid-19.

Sedangkan pada saat yang yang sama, situasi krisis membuat banyak negara meningkatkan ekspektasi terhadap institusi multilateral.


"Jadi saya pikir tidak berlebihan jika mengatakan pandemik ini adalah sebuah tes untuk multilateralisme," sambungnya dalam webinar bertajuk "Multilateralism during a pandemic: Indonesia's perspective" pada Kamis (6/8).

Indonesia sendiri, kata Retno, akan terus mendukung multilateralisme untuk mencari solusi, mengoordinasikan sumber daya dan respons dalam menghadapi banyak tantangan global.

Misalnya saja pada April, ketika Indonesia ikut menginisiasi respons global melawan Covid-19 di Majelis Umum PBB.

"Kita tidak bisa membiarkan keyakinan pada multilateralisme terkikis, karena tanpa multilateralisme, yang kuat yang akan mengungguli, sementara negara kecil akan kehilangan lebih banyak," ujarnya.

Adapun untuk meningkatkan kepercayaan terhadap multilateralisme, Retno mengatakan, kita harus memastikan agar multilateralisme digalakkan meski di tengah krisis.

"Karena sekali lagi, ujian (multilateralisme) adalah ketika krisis," tambahnya.
Selanjutnya, kita juga harus memastikan agar pemerintahan global, termasuk PBB selalu bisa menghadapi tantangan-tantangan baru.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya