Berita

Gambar citra satelit Pelabuhan Beirut sesudah ledakan. Terlihat sebuah kawah muncul di pusat ledakan/Net

Dunia

Ledakan Dahsyat Beirut Bentuk Kawah Selebar 124 Meter, Lebih Panjang Dari Lapangan Sepak Bola

KAMIS, 06 AGUSTUS 2020 | 09:28 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dahsyatnya ledakan di Pelabuhan Beirut, Lebanon pada Selasa (4/8) pukul 18.02 waktu setempat dapat diukur dari betapa lebarnya sebuah kawah yang muncul setelah peristiwa tersebut terjadi.

Berdasarkan gambar yang diambil dari citra satelit Planet Labs yang dianalisis CNN, diameter kawah yang terbentuk dari ledakan tampak berukuran sekitar 124 meter. Artinya, lebih panjang dari lapangan sepak bola.

Adapun analisis CNN dilakukan dengan perangkat lunak geospasial untuk mengukur citra satelit dari lokasi ledakan, dengan penilaian dalam jarak 10 meter.


Sementara itu, perusahaan Rusia, Roscosmos, juga membagikan foto satelit Pelabuhan Beirut sebelum dan sesudah ledakan. Di sana tampak terlihat banyak bangunan rata dengan tanah.

Satelit yang mengambil foto-foto tersebut adalah Canopus-B Rusia, yang dikembangkan oleh Institut Penelitian Elektromekanik All-Russia (NPP VNIIEM), dan dirancang untuk penginderaan jauh Bumi, melansir Sputnik.

Menteri Kesehatan Lebanon Hamad Hassan menyebut, korban tewas akibat ledakan hingga saat ini sudah mencapai 135 orang, sementara sekitar 5.000 lainnya menderita luka-luka.

Gubernur Beirut, Marwan Abboud mengatakan, ledakan dahsyat yang diyakini disebabkan oleh amonium nitrat tersebut telah merusak lebih dari setengah bangunan ibukota dengan sekitar 300 ribu orang kehilangan tempat tinggal.

Dari laporan awal, sebanyak 2.750 ton amonium nitrat yang merupakan barang hasil sitaan menjadi sumber ledakan. Bahan peledak tersebut diketahui disita dari kapal milik warga Rusia pada 2014.

Sejak 2015, ribuan ton amonium nitrat tersebut sudah disimpan di gudang no. 12 Pelabuhan Beirut. Pemicu ledakan sendiri adalah kebakaran yang terjadi di sekitar gudang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya