Berita

Pemimpin Gereja Katolik Roma Paus Fransiskus memanjatkan doa bagi para korban ledakan di Beirut/Ilustrasi RMOL

Dunia

Ikut Berduka, Paus Fransiskus Kirim Doa Untuk Korban Ledakan Dahsyat Di Beirut

RABU, 05 AGUSTUS 2020 | 23:25 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ledakan dahsyat yang terjadi di Beirut, Lebanon pada Selasa (4/8) waktu setempat mengundang keprihatinan dari banyak pihak, termasuk pemimpin tertinggi Gereja Katolik Roma, Paus Fransiskus.

Dalam Audiensi Umum mingguan yang digelar pada Rabu (5/8), Paus Fransiskus memanjatkan doa bagi para korban, keluarga korban dan warga Lebanon yang terdampak oleh ledakan tersebut.

"Kemarin di Beirut, dekat pelabuhan, ada ledakan besar yang menyebabkan lusinan kematian, melukai ribuan dan menyebabkan kerusakan serius," kata Paus Fransiskus.


"Mari kita berdoa untuk para korban, untuk keluarga mereka. Dan mari kita berdoa untuk Lebanon sehingga, melalui dedikasi semua elemen sosial, politik dan agamanya, itu dapat menghadapi saat yang sangat tragis dan menyakitkan ini, dan dengan bantuan masyarakat internasional, mengatasi krisis serius yang mereka alami," sambungnya, seperti dikabarkan Vatican News.

Ledakan dahsyat yang terjadi pada Selasa malam itu diketahui menyebabkan sedikitnya 100 orang meninggal dunia dan melukai ribuan orang lainnya.

Menurut pihak berwenang setempat, ledakan itu disebabkan oleh banyaknya amonium nitrat yang disimpan di sebuah gudang di pelabuhan di Beirut.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya