Berita

Korban ledakan besar di ibukota Lebanon, Beirut/Net

Dunia

Aksi Solidaritas, Qatar-Irak-Kuwait Kirim Bantuan Medis Ke Lebanon

RABU, 05 AGUSTUS 2020 | 09:52 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ledakan mematikan di ibukota Lebanon, Beirut, membangkitkan aksi solidaritas kemanusiaan banyak negara. Seperti Qatar, Irak, dan Kuwait yang tengah bersiap untuk mengirim bantuan medis ke Beirut.

Hingga saat ini, ledakan besar yang terjadi di Beirut pada Selasa malam (4/8) telah menewaskan sedikitnya 78 orang dengan sekitar 4.000 lainnya terluka.

Mendengar banyaknya korban, Qatar dilaporkan akan mengirim pasokan 500 tempat tidur untuk melengkapi dua rumah sakit lapangan di Beirut pada Rabu (5/8).


Kantor berita di Timur Tengah, NNC melaporkan, Irak juga melakukan hal yang sama dengan membantu pembuatan rumah sakit lapangan serta minyak.

Melalui akun Twitter-nya, Emir Qatar, Tamim Bin Hamad Al Thani, mengatakan ia telah melakukan panggilan telepon dengan Presiden Lebanon Michel Aoun untuk menyatakan belasungkawa dan kesediaan memberikan bantuan.

" Belasungkawa kami sampaikan kepada rakyat Lebanon, dan kami berdoa kepada Tuhan agar para korban diberkati dengan belas kasihan dan menyembuhkan yang terluka," tuturnya.

Sementara itu, Putra Mahkota Kuwait. Sheikh Nawaf Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah juga telah mengarahkan pihaknya untuk mengirim bantuan medis segera ke Lebanon.
Dari laporan awal, ledakan di Beirut bersumber dari gudang yang berisi 2.750 amonium nitrat yang merupakan zat mudah terbakar. Guncangan ledakan tersebut setara dengan gempa magnitudo 3,3 di permukaan tanah.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya