Berita

Tongai Mnangagwa/Net

Dunia

Virus Corona Mengetuk Pintu Rumah Presiden Zimbabwe, Sang Putera Kini Dinyatakan Positif Covid-19

RABU, 05 AGUSTUS 2020 | 06:26 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Virus corona terus memakan korban tanpa pandang bulu di seluruh penjuru dunia. Virus juga menyerang putera Presiden Zimbabwe Emmerson Mnangagwa, Tongai Mnangagwa.

Info mengenai terpaparnya putera orang nomor satu di Zimbabwe itu diketahui setelah Tongai Mnangagwa mengumumkan sendiri soal dirinya yang telah dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

"Dengan sangat cemas saya harus menyampaikan berita ini kepada Anda, teman dan kolega saya. Saya telah dites positif terkena virus corona (Covid-19) dan saya mengimbau semua orang yang telah berhubungan dengan saya untuk mengambil tindakan pencegahan dan diuji," ungkapnya, seperti dikutip dari AA, Selasa (4/8).


Tongai juga adalah seorang anggota parlemen, ia menjadi legislator ketiga yang dinyatakan positif terkena virus corona.

Parlemen telah sejak minggu lalu setelah infeksi dari dua anggota parlemen lainnya karena kasus Covid-19 yang ditransmisikan secara lokal terus meningkat di negara Afrika Selatan.

Pengumuman itu dikeluarkan di tengah laporan bahwa juru masak presiden juga meninggal karena virus, dalam sebuah klaim yang tidak dikonfirmasi ataupun ditolak oleh Istana Negara.

Pekan lalu, Menteri Pertanahan dan Pertanian Zimbabwe, Perrence Shiri meninggal karena virus korona, menjadi pejabat tinggi pemerintah pertama yang menyerah pada penyakit itu.

Kematian Shiri diikuti oleh kematian Peter Muchakazi, 56, seorang perwira pengadaan tentara dan Kolonel Overson Mugwisi seorang juru bicara militer.

"Ini adalah jalan yang menyakitkan, harus bangun setiap hari dan berharap untuk sampai ke hari berikutnya, saya kadang-kadang mengalami rasa sakit yang sangat menyiksa sehingga saya merasa ingin melepaskannya," ungkap Tongai.

Zimbabwe mengalami lonjakan kasus Covid-19 akibat sistem kesehatan yang telah runtuh di negara itu, sementara dokter dan perawat mogok karena gaji yang buruk.

Per Senin (3/8), negara ini telah mencatat 4.075 kasus yang dikonfirmasi, termasuk 80 kematian dan 1.057 pemulihan.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya