Berita

Seorang dokter yang mengenakan kacamata pelindung sebelum memasuki ruang isolasi di rumah sakit di Wuhan pada Januari 2020 lalu/Reuters

Dunia

WHO Ajak Ilmuwan Wuhan Diskusi Soal Asal Usul Virus Corona

RABU, 05 AGUSTUS 2020 | 00:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Tim dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) saat ini tengah melakukan diskusi ekstensif serta bertukar pikiran dengan para ilmuwan di kota Wuhan, China untuk mencari tahu asal usul virus corona atau Covid-19 yang saat ini menjadi pandemi global.

Wuhan diketahui adalah kota pertama yang mengalami penyebaran virus corona.

Dalam sebuah pernyataan, seorang jurubicara WHO, Christian Lindmeier menjelaskan bahwa pembicaraan yang dilakukan termasuk soal pembaruan pada penelitian kesehatan hewan. Hal ini berkaitan dengan rumor yang menyebut bahwa virus corona pertama kali muncul dari pasar satwa liar di Wuhan.


"Tim tersebut melakukan diskusi ekstensif dengan rekan-rekan China dan menerima pembaruan tentang studi epidemiologi, analisis biologis dan genetik, serta penelitian kesehatan hewan," kata Lindmeier seraya menambahkan bahwa diskusi yang dilakukan melalui sambungan video itu juga dilakukan dengan ahli virologi di Wuhan.

Dikabarkan Channel News Asia (Selasa, 4/8), penyelidikian ini merupakan bagian dari misi WHO untuk menemukan asal usul virus corona. Meski begitu, Lindmeier tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang waktu atau komposisi misi yang lebih luas.

Sebelumnya, WHO juga memperkirakan bahwa virus corona kemungkinan besar berasal dari kelelawar dan mungkin memiliki "inang" hewan perantara lainnya.

Hasil penyelidikan WHO tersebut sangat ditunggu-tunggu oleh para ilmuwan dan banyak pemerintah di seluruh dunia yang saat ini masih berjuang melawan pandemi virus corona.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya