Berita

Tentara AS tiba di bandara U-tapoa, di Rayong, Senin, dan dibawa ke hotel karantina negara (ASQ) alternatif setelah melalui pemeriksaan kesehatan/Net

Dunia

Sebanyak 107 Pasukan AS Dikarantina Di Dua Hotel Thailand, Kerajaan Siapkan 4 Perwira Militer Untuk Berjaga-jaga

SELASA, 04 AGUSTUS 2020 | 18:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Thailand telah menempatkan 4 perwira militer di dua hotel berbeda di Bangkok di mana 107 tentara AS sedang dikarantina selama 14 hari. Hal itu dilakukan untuk memastikan tidak terulangnya insiden di Rayong ketika seorang tentara Mesir yang terinfeksi keluar mengunjungi pusat perbelanjaan.

Dua perwira dari Divisi Kavaleri ke-2 telah ditempatkan di Conrad Hotel di Witthayu Road, dan dua lainnya dari Divisi Warfare Khusus di Anatara Riverside Hotel, menurut siaran pers Royal Thai Army yang dikeluarkan pada hari Selasa (3/8). Keempat perwira tersebut akan membantu pihak hotel untuk mengawasi tentara AS yang di karantina mulai 4-18 Agustus mendatang.

Kedua hotel tersebut berfungsi sebagai fasilitas karantina negara alternatif (ASQ), dan menyediakan tiga kali sehari bagi tentara AS, kata pernyataan itu, seperti dikutip dari Bangkok Post, Selasa (4/8).


Pihak militer mengatakan sekaligus meluruskan informasi keliru yang sebelumnya diberikan oleh Centre for Covid-19 Situation Administration (CCSA).

Sebelumnya beberapa media mengatakan salah satu hotel tempat para prajurit menginap adalah Hotel Anantara Siam. Padahal itu adalah Anantara Riverside Hotel. Siaran pers meminta semua outlet media untuk mengoreksi informasi tersebut.

Juru bicara pusat CCSA Taweesilp Visanuyothin mengatakan, sebuah penerbangan khusus yang membawa sejumlah tentara AS dar Guam mendarat di bandara U-tapao di Rayong pada Senin pagi (3/8) waktu setempat. Mereka menjalani pemeriksaan kesehatan yang ketat sesuai dengan pedoman yang dikeluarkan oleh CCSA.

Dari bandara, para prajurit langsung dibawa ke ASQ di Conrad Hotel Bangkok. Para prajurit AS itu berada di Thailand untuk mengadakan latihan bersama SMEE SFAB dengan tentara.

Pada malam hari, kontingen kedua tentara AS tiba dari Jepang dan check in di Anantara Riverside Hotel setelah penyaringan menyeluruh di bandara U-tapao.

Militer AS menanggung semua biaya selama periode karantina mereka, kata pernyataan itu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya