Berita

Amerika Serikat akan segera kurangi pasukannya di Afganistan/Net

Dunia

Sebelum Pilpres, Trump Hanya Akan Sisakan Empat Ribu Pasukan AS Di Afganistan

SELASA, 04 AGUSTUS 2020 | 13:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) akan mengurangi kehadiran militernya di Afganistan menjadi sekitar 4.000 dalam waktu dekat atau sebelum pemilihan presiden pada November 2020.

Begitu yang disampaikan oleh Presiden Donald Trump dalam sebuah wawancara dengan situs berita AS, Axios yang disiarkan pada Senin (3/8), mengutip Sputnik.

"Sebagian besar dari kita keluar dari Afganistan," ungkap Trump pasti.


"Kita akan menurunkan jumlahnya dalam waktu yang sangat singkat menjadi 8.000, kemudian turun menjadi 4.000. Kami sedang bernegosiasi sekarang," sambungnya.

Ketika ditanya waktu yang ditargetkan, Trump tidak memberikan jawaban pasti. Ia hanya mengatakan segera. Namun, ketika pemilihan presiden AS pada 3 November 2020, ia ingin memastikan jumlah pasukan AS di Afganistan berkisar antara 5.000 hingga 4.000.

Pernyataan Trump sendiri memperkuat komentar Menteri Luar Negeri Mike Pompeo pada pekan lalu. Di mana ia mengatakan, Trump berharap bisa menarik semua pasukan AS yang tersisa di Afganistan pada Mei 2021.

Penarikan pasukan AS tersebut sebagai bagian dari kesepakatan perjanjian damai antara Washington dan Taliban di Doha, Qatar pada 29 Februari.

Sebagai balasan atas penarikan pasukan AS, Taliban akan mengurangi kekerasan dan ikut memulai proses pembicaraan intra-Afganistan untuk mencapai perdamaian yang berkelanjutan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya