Berita

Perdana Menteri India, Narendra Modi/Net

Dunia

Jelang Pembangunan Kuil Suci, Warga India Desak PM Modi Karantina Mandiri

SELASA, 04 AGUSTUS 2020 | 13:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Warga India beramai-ramai mambanjiri media sosial dengan tagar #ModijiPleaseQuarantine sebagai bentuk seruan agar Perdana Menteri Narendra Modi melakukan karantina mandiri.

Seruan warga tersebut dilakukan setelah Menteri Dalam Negeri India, Amit Shah, dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.

Amit Shah merupakan seorang pejabat yang sangat dekat dengan Modi. Ia diketahui mengunjungi Modi di kediamannya pada Sabtu (29/7), yang memicu kekhawatiran warga, melansir Sputnik.


Di media sosial, warga membagikan tulisan dan meme yang berisikan desakan agar Modi melakukan karantina mandiri menjelang rencana kunjungannya ke Ayodhya di Uttar Pradesh untuk meletakkan batu pertama sebuah kuil agung, Kuil Ram pada Rabu (5/8).

Meski begitu, ada juga beberapa pihak yang percaya bahwa seruan karantina tersebut hanya digunakan agar Modi tidak menghadiri acara bersejarah tersebut.

Lantaran, pembangunan kembali Kuil Ram di wilayah yang disengketakan bertujuan untuk mengakhiri perselisihan antara Hindu dan Muslim. Selain itu, membangun Kuil Ram di Ayodhya merupakan visi Partai Bharatiya Janta yang dipimpin Modi.

Pada Desember 1992, sebuah masjid bernama Masjid Babri dihancurkan oleh kelompok Hindu dengan alasan pembangunannya berada di atas tempat kelahiran Lord Ram ketika Kekaisaran Mughar Babar. Di mana di sana juga terletak Kuil Ram yang dibangun sejak abad ke-16.

Perselisihan meluas sehingga memakan hampir dua ribu korban meninggal dunia.

Hingga akhirnya pada November tahun lalu, Mahkamah Agung India memutuskan untuk membagi wilayah tersebut. MA menyerahkan seluruh wilayah yangn disengketakan, yaitu 2,77 hektar kepada komunitas Hindu untuk dibangun kuil. Sementara sebidang tanah seluas 5 hektar diberikan kepada komunitas Islam untuk dibangun sebuah masjid.

Untuk merayakan penyelesaikan sengketa, Kota Suci Ayodhya akan melakukan perayaan selama tiga hari, dari 3 hingga 5 Agustus. Dalam perayaan itu, Modi akan meletakan pondasi candi setinggi 161 kaki.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya