Berita

Bendera Amerika Serikat dan China/Net

Dunia

AS Beri Sinyal Akan 'Usir' Wartawan China, Beijing Siapkan Serangan Balasan

SELASA, 04 AGUSTUS 2020 | 10:15 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China akan mengambil tindakan timbal balik jika semua wartawannya di Amerika Serikat (AS) diusir. Tidak main-main, Beijing juga akan menargetkan wartawan AS di Hong Kong.

Demikian yang disampaikan oleh Pemimpin Redaksi Global Times, Hu Xijing pada Selasa (4/8). Surat kabar Global Times sendiri diterbitkan oleh People's Daily, media resmi Partai Komunis China.

"Mengingat bahwa pihak AS belum memperbarui visa wartawan China, pihak China telah mempersiapkan skenario terburuk bahwa semua wartawan China harus meninggalkan AS," ujar Hu dalam akun Twitter-nya seperti dikutip CNA.


"Jika itu masalahnya, pihak China akan membalas, termasuk menargetkan wartawan AS yang berasis di Hong Kong," sambungnya.

Perseteruan antara AS dan China telah melibatkan para wartawan dan media. Pada 22 Juni, Washington membuat empat organisasi media pemerintah China yang berbasis di AS sebagai bagian dari misi asing. Mereka adalah China Central Television, China News Service, People's Daily, dan Global Times.

Pada Februari, lima media China juga diklasifikasikan dengan status yang sama oleh Washington, sembari memerintahkan agar outlet-outlet tersebut memangkas setengah warga China yang bekerja di sana.

Adapun lima media tersebut adalah Xinhua, China Global Television Network, China Radio International dan distributor People's Daily.

Sebagai balasan, Beijing mengusir warga AS yang bekerja di tiga surat kabar besar, yaitu The New York Times, The Wall Street Journal, dan The Washington Post.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya