Berita

Raja Mohammed VI dari Maroko/Net

Dunia

21 Tahun Memegang Tahta, Raja Mohammed VI Tersentuh Dengan Meningkatnya Patriotisme Rakyat Maroko Di Tengah Wabah

SENIN, 03 AGUSTUS 2020 | 15:40 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Raja Maroko Mohammed VI memperingati 21 tahun naik tahta pada Senin (29/7), hanya dua hari sebelum perayaan Idul Adha 1441 H.
 
Dalam dua perayaan sekaligus, Raja Mohammed VI  memberikan motivasi kepada warga Maroko di tengah pandemik Covid-19.

Melalui pidatonya, ia mengaku banyak keputusan sulit dan menyakitkan yang harus ia ambil untuk menangani wabah. Namun dari segala pertimbangan, kesehatan warganya adalah yang utama.


"Kami harus mengambil langkah-langkah itu demi keselamatan warga dan untuk kepentingan bangsa," ujar Raja berusia 56 tahun tersebut.

"Dalam hal ini, saya ingin mengucapkan terima kasih dan penghargaan saya kepada berbagai otoritas pemerintah terkait yang melaksanakan tugas mereka secara kompeten untuk mengekang penyebaran epidemi," sambungnya.

Ia juga memberikan apresiasi yang luar biasa, khususnya kepada para tenaga medis, Angkatan Bersenjata Kerajaan, Royal Gendarmerie, otoritas pemerintah setempat, Pasukan Keamanan Nasional, Pasukan Bantu, Layanan Darurat, para pekerja yang terlibat dalam produksi makanan dan distribusi serta semua pekerja garis depan lainnya.

Raja mengatakan, setiap orang telah memenuhi kewajibannya dengan bertanggung jawab untuk menghentikan wabah. Termasuk para warga yang dengan semangat solidaritasnya mengikuti aturan secara disiplin selama kuncian diberlakukan.

Bahkan di saat krisis, ia mengaku lebih banyak menyaksikan adegan gotong royong antarwarga, sukerela membantu kepentingan lansia dan orang yang membutuhkan.

"Ada juga pertunjukan patriotisme besar yang menyentuh hati dan mengharukan, khususnya nyanyian lagu kebangsaan di luar jendela, dan pertukaran salam ramah antara warga dan pasukan polisi," tambahnya haru.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya