Berita

Paus Benediktus XVI/Net

Dunia

Mantan Paus Benediktus XVI Sakit, Kondisinya Sangat Lemah

SENIN, 03 AGUSTUS 2020 | 13:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebuah laporan dari surat kabar Jerman Passauer Neue Presse edisi Senin (3/8) menyebutkan bahwa saat ini kondisi Mantan Paus Benediktus XVI dalam keadaan lemah. Pada Juni lalu, Paus menyempatkan diri mengunjungi saudaranya yang sakit parah di Jerman. Sepulangnya, Paus menderita sakit.

Pria berusia 93 tahun itu menderita eritelas pada wajah, yaitu virus yang menyebabkan ruam wajah dan menyebabkan rasa sakit yang hebat, lapor surat kabar tersebut, mengutip keterangan penulis biografi mantan paus itu, Peter Seewald.

"Menurut Seewald, Pope Emeritus itu sekarang sangat lemah. Pemikiran dan ingatannya masih baik, tetapi suaranya sulit didengar saat ini," tulis laporan tersebut, seperti dikutip dari AFP, Senin (3/8).


Seewald dilaporkan mengunjungi Benediktus di Roma pada hari Sabtu untuk menyajikan biografinya.

"Pada pertemuan itu meskipun sakit mantan Paus itu tetap optimis dan menyatakan bahwa jika kekuatannya meningkat lagi dia mungkin akan mengambil penanya lagi," kata surat kabar itu.

Benediktus mengunjungi saudaranya yang sakit Georg Ratzinger di Jerman pada Juni lalu menandai perjalanan pertamanya ke luar Italia sejak pengunduran dirinya yang mengejutkan pada 2013. Georg Ratzinger meninggal hanya dua minggu setelah kunjungannya dalam usia 96 tahun.

Mantan paus yang nama aslinya adalah Joseph Ratzinger, sekarang tinggal di sebuah bekas biara kecil di dalam Vatikan.

Sejak pengunduran dirinya Paus Benediktus telah menjauhkan diri dari mata publik. Dia menjadi paus pertama yang mengundurkan diri dalam 600 tahun dengan alasan kesehatan.

Benediktus adalah seorang tradisionalis di Gereja Katolik, ia kemudian digantikan oleh Paus Francis yang reformis.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya