Berita

Pengusaha nasional, Sandiaga Uno/Net

Bisnis

Setelah 4 As, Sandiaga Uno Populerkan Pendekatan SIAP Untuk Pengusaha Pemula

JUMAT, 24 JULI 2020 | 10:18 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Pandemik virus corona baru (Covid-19) yang kini merebak di seluruh dunia mempengaruhi perekonomian global. Membangun usaha di tengah pandemik diungkapkan Sandiaga Uno menjadi tantangan tersendiri bagi kaum milenial saat ini.

Oleh karena itu, dirinya menyebut kunci sukses untuk membangun usaha adalah berani gagal dan terus mencoba. Layaknya dirinya yang mengakui harus gagal puluhan kali hingga akhirnya mencapai kemapanan saat ini.

"Saya yakin ada masalah di setiap anak tangga untuk menuju kesuksesan dan kita pasti akan gagal. Gagalnya itu mungkin harus gagal 10-20 kali," kata pengusaha nasional ini dalam webinar bertajuk 'Jadi Pengusaha itu Keren' yang diselenggarakan V Office, IZIN.co.id dan Aden & Co, Kamis (23/7).


Ditegaskannya, menjadi seorang enterpreneur sukses tidak terjadi dalam sekejap. Banyak pengusaha, seperti halnya CEO Halodoc Jonathan Sudharta yang harus jatuh bangun dan gagal hingga 200 kali.

"Tapi dia bangkit 201 kali. Jadi itulah bagian dari usaha kita mencoba menggapai kesuksesan. Tidak ada sukses yang instan," ungkap Sandi.

"Kita pasti menemui masalah-masalah dan kemampuan seorang entrepreneur adalah bisa menjadikan masalah itu suatu hal yang dia private dan mencari inovasi untuk menuju tingkatan yang lebih tinggi lagi," tambahnya.

Layaknya pengusaha sukses lainnya, jatuh bangun juga pernah dialaminya selama membangun usaha. Hal tersebut bermula ketika dirinya memulai merintis usaha pada akhir tahun 1997.

Ketika itu, dirinya yang merupakan seorang pecatan profesional terpaksa membangun usaha bersama rekannya. Bermula dari tiga orang karyawan, dirinya pelan namun pasti membangun perusahaan investasi yang membesarkannya saat ini.

"Saya ini jadi pengusaha secara kecelakaan karena saya di PHK di tahun 1997. Akhirnya saya by accident (terpaksa) masuk sebagai pengusaha," ujar mantan wakil Gubernur Jakarta ini.

Ketika itu, Sandi mengaku kehilangan segalanya. Bahkan dirinya harus kembali pulang dan tinggal di rumah orangtuanya. Namun segalanya berubah. Usaha yang dilakoninya bersama beberapa sahabatnya kian berkembang dan besar.

"Setiap masalah anak tangga menuju kesuksesan. Akan gagal 10-20 kali, itu bagian daripada membesarkan usaha, tidak ada sukses yang instan," ungkap Sandi

Oleh karena itu, selain 4 As, yakni Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Tuntas, dan Kerja Ikhlas, Sandi menekankan enterpreneur kini harus menerapkan pendekatan SIAP.

S pada SIAP berarti spiritual, yakni keyakinan rezki tidak tertukar ikhtiar, tidak khinati hasil. I berarti intelektual, yakni kerja cerdas tanpa kenal jenuh. A adalah adaptive (beradaptasi), dan P berarti positive (berpikir positif).

"Adaptive, kita tidak diajarkan di sekolah. Siapkan diri bagaimana handle pressure, kalau gagal bagaimana? Hidup penuh kejutan dan positif menghadapi tantangan," ujar Sandi.

Dalam kesempatan yang sama, pengusaha sekaligus artis, Christian Sugiono menyarankan jika mau buka usaha alangkah baiknya mencari partner bisnis yang tanggung jawab. Selain itu, carilah rekan bisnis dengan kemampuan yang berbeda.

"Saya selalu bilang lebih baik kita punya founder di latar belakang yang berbeda-beda. Pertama jago produk, istilahnya yang jago bikin kue. Kedua jago jualan, dia bisa ngejualin kue itu ke orang dan ketiga jago manajemen atau organisasi," ucapnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya