Berita

Wakil Menteri Luar Negeri Azerbaijan Khalaf Khalafov/Net

Dunia

Selama 2020 Serbia Memasok Senjata Ke Armenia, termasuk Mortir Yang Digunakan Saat Bentrok Dengan Azerbaijan

KAMIS, 23 JULI 2020 | 13:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Perdagangan Serbia Rasim Ljajic mengatakan bahwa Serbia menyetujui ekspor senjata oleh sebuah perusahaan swasta ke Armenia. Ekspor itu juga didukung oleh empat kementerian dan layanan khusus.

Sebuah portal Serbia menyatakan bahwa apa yang dikatakan menteri perdagangan itu muncul setelah Wakil Menteri Luar Negeri Azerbaijan Khalaf Khalafov menyatakan kekecewaannya terhadap adanya ekspor senjata ke Armenia.

Khalafov mengatakan kepada staf diplomatik dari Serbia, Danica Veinovic, bahwa Serbia telah memasok sejumlah besar senjata ke Armenia, termasuk mortir yang digunakan Armenia pada konflik baru-baru ini.


Khalafov juga mengisyaratkan bahwa tuduhan bahwa Azerbaijanlah yang menggunakan mortir itu akan membahayakan hubungan persahabatan antara Serbia dan Azerbaijan.

“Pada tahun 2020, sebuah perusahaan swasta mengekspor senjata ke Armenia, tetapi perusahaan yang dikelola negara bukan bagian dari kesepakatan. Pada bulan Mei dan Juni, perusahaan ini memasok senapan dan pistol dengan harga sedikit di atas satu juta Euro," kata Rasim Ljajjic, seperti dikutip dari News Am, Kamis (23/7).

Dia juga menegaskan bahwa Kementerian Luar Negeri Serbia telah mencapai kesepakatan tentang pengiriman tersebut. Juga didukung oleh Kementerian Pertahanan, Urusan Dalam Negeri dan Luar Negeri, yang telah mencapai kesepakatan sebelumnya.

Kantor Layanan Khusus juga memberikan persetujuan mereka.

"Kami memberikan izin terakhir hanya setelah semua orang mencapai kesepakatan," kata Rasim Ljajic.

Ia juga menegaskan bahwa Armenia tidak berada di bawah sanksi Uni Eropa, AS, dan Rusia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya