Berita

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo/Net

Dunia

Hubungan Makin Buruk, AS Minta India Kurangi Ketergantungan Pada China

KAMIS, 23 JULI 2020 | 10:09 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) mendesak India untuk mengurangi ketergantungan pada China dalam bidang telekomunikasi dan pasokan medis. Alih-alih fokus pada rantai pasokan domestik.

Desakan tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dalam US-India Business Council’s India Ideas Summit yang diselenggarakan secara virtual pada Rabu (22/7).

Pompeo mengatakan, India memiliki peluang untuk memindahkan rantai pasokan dari China dan mengurangi ketergantungannya pada perusahaan-perusahaan China. Mengingat selama ini, India yang merupakan pemasok obat generik utama dunia memiliki ketergantungan pada bahan baku dari China, hampir 70 persen.


"India berada dalam posisi ini karena telah mendapatkan kepercayaan banyak negara di seluruh dunia, termasuk Amerika Serikat," kata Pompeo seperti dikutip CNA.

Buruknya hubungan India dan China akibat perselisihan di perbatasan membuat New Delhi lebih dekat dengan Washington. Dalam hal ini, Pompeo menuding China yang memulai konflik di perbatasan Himalaya, di mana 20 tentara India terbunuh.

"Bentrokan baru-baru ini diprakarsai oleh PLA (Tentara Pembebasan Rakyat) hanyalah contoh terbaru dari perilaku PKC (Partai Komunis China) yang tidak dapat diterima," sambung Pompeo.

Konfrontasi militer India dengan China tersebut juga membuat hubungan New Delhi dan Washington lebih dekat dalam hal keamanan. Modernisasi militer India beralih ke AS dari Rusia.

"Amerika Serikat tidak pernah lebih mendukung keamanan India. India juga merupakan mitra penting dan pilar utama kebijakan luar negeri Presiden (Donald) Trump," tekan Pompeo.

Hubungan AS dan China dalam beberapa tahun terakhir berada di titik rendah. Pemerintahan AS selama ini menyalahkan AS atas pandemik Covid-19 dan menuding perusahaan teknologi raksasa China Huawei Technologies melakukan spionase. Berbagai isu yang memperpanas hubungan dua kekuatan ekonomi dunia tersebut di antaranya adalah perang dagang, demonstrasi Hong Kong, hingga Laut China Selatan.

Langkah terbaru mundurnya hubungan AS dan China terjadi baru-baru ini, ketika Washington meminta Beijing untuk menutup konsulatnya di Houston, Texas.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya