Berita

Presiden Donald Trump/Net

Dunia

Trump Ingin Vaksin China Dikirim Ke Amerika Serikat

RABU, 22 JULI 2020 | 08:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Meskipun terjadi ketegangan yang meningkat antara Beijing dan Washington, Presiden AS Donald Trump menyatakan keinginannya untuk bekerja sama dengan China atau negara mana pun dalam hal vaksin virus corona.

Pernyataan itu muncul sehari setelah para peneliti mengatakan vaksin virus corona yang dikembangkan oleh CanSino Biologics Inc (6185.HK) China dan unit penelitian militer China tampaknya aman dan memicu respons kekebalan. Saat ini studi tahap tengah terhadap vaksin virus itu terus diawasi dengan ketat.

Ketika ditanya apakah pemerintah AS akan berkolaborasi dengan China terkait vaksin virus corona untuk orang Amerika, Trump menjawab bahwa AS ingin bekerja sama dan menginginkan vaksin itu dikirim ke Amerika Serikat.


"Kami bersedia bekerja dengan siapa pun yang akan memberi kami hasil yang baik," kata Trump, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (22/7).

Vaksin CanSino merupakan satu di antara sedikit vaksin yang memungkinkan diuji pada manusia.

Vaksin lainnya yang juga bersiap untuk uji coba tersebut termasuk vaksin dari Moderna Inc yang berbasis di AS dan BioNTech SE Jerman, dalam kemitraan dengan produsen obat Amerika Pfizer Inc.

Selama ini, Trump menuding China telah salah menangani pandemik virus corona. Sikap keras Trump dan permusuhan yang diusungnya selama ini membawa banyak dampak bagi negeri Tirai Bambu itu.

Namun, kali ini ia mengakui dan optimis bahwa vaksin yang dihasilkan oleh China ini adalah terobosan yang baik di tengah situasi yang semakin memprihatinkan di tengah pandemik.

“Saya pikir kita akan memiliki hasil yang sangat bagus. Kami sudah dalam pengujian," kata Trump.

"Dalam waktu yang singkat ini, saya pikir Anda akan melihat sesuatu yang berkaitan dengan terapi dan vaksin yang membawa hasil sangat baik," kata Trump lagi, optimis.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya