Berita

India dan Amerika Serikat lakukan latihan bersama di Samudra Hindia/Net

Dunia

Bersitegang Dengan China, India Gandeng AS Latihan Bersama Di Samudra Hindia

SELASA, 21 JULI 2020 | 16:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Di tengah ketegangan dengan China di perbatasan, India menggandeng Amerika Serikat (AS) untuk mengadakan latihan bersama Angkatan Laut di Samudra Hindia.

AS sendiri mengerahkan dua kapal induk, USS Nimitz dan USS Ronald Reagan, yang sebelumnya berada di Laut China Selatan, melansir Reuters.

Menurut militer India, latihan yang dimulai pada Senin (20/7) tersebut dilakukan di dekat Pulau Andaman dan Nicobar, dekat Selat Malaka yang merupakan salah satu rute perjalanan laut paling sibuk di dunia. India juga memiliki pangkalan militer di sana.


Komandan Nimitz Carrier Strike Group, Laksamana Muda Jim Kirk mengatakan, latihan bersama tersebut bertujuan untuk meningkatkan interoperabilitas kedua pasukan.

"Saat beroperasi bersama, pasukan Angkatan Laut AS dan India melakukan latihan kelas atas yang dirancang untuk memaksimalkan pelatihan dan interoperabilitas, termasuk pertahanan udara," bunyi keterangan Angkatan Laut AS.

Dalam keterangan tersebut juga dijelaskan Nimitz Carrier Strike Group saat ini dikerahkan di Samudra India untuk mendukung Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

Selain itu, pada akhir tahun ini, India akan menjadi tuan rumah latihan bersama angkatan laut dengan AS dan Jepang di Teluk Benggala dan ada proposal untuk mengundang Australia juga ke dalam latihan-latihan itu.

Sementara itu, saat ini India dan China memiliki hubungan yang buruk. Sengketa perbatasan yang memicu bentrokan di perbatasan Himalaya membuat New Delhi dan Beijing menjauh dan mendekati Washington.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya