Berita

Pesawat jenis Boeing 787-8 Dreamliner yang merupakan pesawat kepresidenan Meksiko berada di hanggar di Bandara Internasional Benito Juarez di Mexico City tahun 2018 lalu/Reuters

Dunia

Pandemi Masih Menghantui, Meksiko Siap Barter Peralatan Medis Dengan Pesawat Kepresidenan?

SENIN, 13 JULI 2020 | 23:42 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pandemi virus corona atau Covid-19 masih menjadi momok yang menakutkan di Meksiko. Negara terbesar ketiga di kawasan Amerika Latin itu saat ini masih berjuang melawan pandemi dengan mengerahkan segala daya dan upaya yang dimiliki.

Salah satu upaya yang sedang dipertimbangkan oleh pemerintah Meksiko saat ini adalah tawaran senilai 120 juta dolar AS untuk pesawat kepresidenan Meksiko.

Tawaran itu dibuat oleh seorang calon pembeli tidak dikenal. Tidak juga diketahui apakah sang calon pembeli itu adalah individu atau kelompok tertentu.


Namun calon pembeli tersebut menawarkan untuk membeli pesawat itu dengan membayar sebagian dalam bentuk uang tunai dan sebagian lainnya dalam bentuk peralatan medis yang dibutuhkan bagi Meksiko untuk menangani pasien Covid-19.

"Tawaran ini dalam bentuk tunai dan juga bagian dalam peralatan medis," kata pejabat top meksiko, Jorge Mendoza. Dia diketahui mengepalai bank pembangunan milik negara yang terlibat dalam penjualan itu.

Namun Mendoza menambahkan, dia belum bisa memberikan rincian lebih lanjut atau mengidentifikasi pembeli karena alasan kerahasiaan.

Diketahui bahwa Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador sejak menduduki kursi nomor satu di negara tersebut kerap memerintahkan untuk menjual pesawat kepresidenan serta helikopter lainnya dengan tujuan penghematan.

Tidak jarang dia menunjukkan keseriusannya dengan tidak menggunakan kendaraan mewah tersebut. Pekan lalu saja dia melakukan perjalanan kelas ekonomi dengan maskapai komersial ke pertemuan puncak dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Sebenarnya, bukan baru kali ini pesawat kepresidenan Meksiko ditawar oleh calon pembeli. Pada bulan Januari lalu, Lopez Obrador mengatakan ada satu pembeli potensial yang menawar untuk membeli pesawat itu dengan harga 125 juta dolar AS.

Tapi pemerintah Meksiko menolak tawaran itu dengan alasan tidak bisa menjualnya di bawah penilaian yang didukung PBB, yakni sebesar 130 juta dolar AS.

Akan tetapi kali ini ada calon pembeli yang menawar dengan harga di bawah itu, yakni 120 juta dolar AS. Tidak segera jelas mengapa Meksiko sekarang mempertimbangkan tawaran yang lebih rendah, meskipun pesawat mungkin mengalami penurunan nilainya saat disimpan.

Diketahui bahwa saat ini, Meksiko, seperti banyak negara lain di dunia, masih berjuang melawan Covid-19. Karena itu, kebutuhan akan pasokan medis termasuk oksigen, ventilator dan masker selama pandemi ini sangat tinggi.

Amerika Serikat dan China sebelumnya kerap mengulurkan tangan untuk memenuhi pasokan tersebut.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya