Berita

Politisi PKB dan juga mantan Wakil Ketua TKN Jokowi-Maruf, Abdul Kadir Karding/Net

Politik

PKB: Jokowi Paling Paham Siapa Yang Pantas Dicopot

MINGGU, 12 JULI 2020 | 19:27 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemecatan ataupun perombakan susunan kabinet murni sebagai hak prerogatif presiden. Hanya presiden pula yang pantas menilai mana-mana menteri yang dianggap tak layak dipertahankan dalam penanganan pandemik Covid-19.

“Kalau siapa yang dicopot yang paling tahu Pak Jokowi. Saya tidak etis lah memberikan, mengadili sebelum terjadi,” ujar Karding kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (12/7).

Pihaknya mengatakan, masyarakat paling paham siapa yang layak dicopot Jokowi. Pasalnya, masyarakat bisa menilai secara langsung siapa saja menteri Jokowi yang lamban bekerja.


“Saya kira publik semua tahu mana yang memiliki kinerja sedang-sedang saja, yang biasa-biasa saja, mana yang bekinerja baik. Jadi teman-teman tanya langsung ke Pak Jokowi, saya juga engga ngerti,” ucap mantan Wakil Ketua TKN Jokowi-Maruf ini.

Disinggung mengenai kemarahan Jokowi terhadap menteri-menterinya yang berulang kali, Karding melihat hal itu semata-mata untuk memecut kinerja para pembantunya agar lebih serius di tengah situasi krisis saat ini.

“Nah, itulah kenapa kemudian Pak Jokowi mendorong para menteri ini, agar ayo dong mengambil langkah-langkah yang luar biasa agar anggaran yang besar itu, yang digelontorkan itu, yang sudah disepakati itu segera dibelanjakan agar terserap,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

UPDATE

OTT Tak Berarti Apa-apa Jika KPK Tak Bernyali Usut Jokowi

Minggu, 08 Februari 2026 | 06:17

Efektivitas Kredit Usaha Rakyat

Minggu, 08 Februari 2026 | 06:00

Jokowi Tak Pernah Berniat Mengabdi untuk Bangsa dan Negara

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:51

Integrasi Transportasi Dikebut Menuju Jakarta Bebas Macet

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:25

Lebih Dekat pada Dugaan Palsu daripada Asli

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:18

PSI Diperkirakan Bertahan Jadi Partai Gurem

Minggu, 08 Februari 2026 | 05:10

Dari Wakil Tuhan ke Tikus Got Gorong-gorong

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:24

Pertemuan Kapolri dan Presiden Tak Bahas Reshuffle

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:21

Amien Rais Tantang Prabowo Copot Kapolri Listyo

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:10

PDIP Rawat Warisan Ideologis Fatmawati

Minggu, 08 Februari 2026 | 04:07

Selengkapnya