Berita

Polisi membawa mayat Walikota Seoul, Park won-sun yang ditemukan di Gunung Bugak/AP

Dunia

Sebelum Hilang Dan Ditemukan Meninggal, Walikota Seoul Sempat Tinggalkan Pesan

JUMAT, 10 JULI 2020 | 10:32 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Menghilang dan tewasnya Walikota Seoul, Park Won-sun masih penuh misteri. Namun sebelum hilang, Park diketahui meninggalkan sebuah pesan.

Melansir Associate Press, pemerintah kota Seoul akhirnya mengungkap catatan terakhir yang menjadi wasiat dari Park. Catatan tersebut ditemukan di kediamannya oleh sang putri.

Dalam catatannya, Park mengaku merasa bersalah kepada semua orang yang mengenalnya dan meminta tubuhnya dikremasi. Ia juga meminta abunya ditebar di sekitar kuburan orangtuanya.


Park diketahui menghilang setelah putrinya menelepon polisi pada Kamis sore (9/7). Ia meninggalkan kediamannya dengan mengenakan topi hitam dan membawa ransel hitam. Ponselnya dimatikan.

Setelah itu, Badan Kepolisian Metropolitan Seoul mengerahkan 600 petugas beserta drone dan anjing pelacak untuk mencari Park.

Setelah tujuh jam pencarian, polisi akhirnya menemukan mayat Park di kawasan Gunung Bugak, Seoul, lokasi di mana sinyal ponselnya terakhir terlacak.

Hingga saat ini, polisi belum mengungkap penyebab kematian Park.

Sebelum menghilang, Park sedang terjerat skandal pelecehan seksual. Salah satu mantan sekretarisnya mengajukan laporan kepada polisi pada Rabu malam (8/7).

Dari laporan SBS, sekretaris tersebut mengatakan kepada penyelidik polisi, sejumlah karyawan wanita lainnya yang bekerja di Balai Kota Seoul ikut mengalami pelecehan yang serupa oleh Park.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya