Berita

Bandar Udara Internasional Sheremetyevo/Net

Dunia

Rusia Akan Membuka Kembali Penerbangan Internasional Hanya Untuk Negara Yang Ada Dalam Daftar Disetujui

JUMAT, 10 JULI 2020 | 09:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Otoritas kesehatan Rusia telah merekomendasikan untuk memulai kembali penerbangan internasional ke 13 negara, termasuk sembilan anggota Uni Eropa dan China, sebagaimana dilaporkan situs resmi berita RBC pada Kamis (9/7).

Dalam daftar yang disusun oleh pengawas perlindungan konsumen Rusia Rospotrebnadzor, negara-negara yang dimaksud itu  termasuk Inggris dan Jerman, yang juga tengah mempersiapkan fase melanjutkan penerbangan lagi. Juga ada Belanda, Denmark, Finlandia, Hongaria, Italia, Norwegia, dan Polandia adalah anggota UE lainnya dalam daftar, dengan Mongolia, Sri Lanka, dan Vietnam juga mendapat lampu hijau.

“Ini baru proposal, saat ini masih dalam perundingan. Kami pikir bisa saja hasil finalnya akan berbeda,” terang situs itu, menanggapi keterkejutan para pakar industri yang menganggap daftar negara-negara itu tidak memenuhi standar epidemiologis dari prinsip timbal balik.


Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan masih mempelajari lagi daftar negara yang disetujui dan berencana untuk menyerahkannya kepada pemerintah nanti, menurut RBC.

Belum ada tanggal yang ditentukan kapan perbatasan internasional Rusia akan dibuka kembali.

Sebuah surat bulanan yang dikirim ke bandara oleh otoritas penerbangan Rusia pekan lalu mengatakan pihaknya telah memperpanjang larangan penerbangan internasional hingga 1 Agustus karena pandemic ini. Ia mencatat bahwa surat baru dapat diedarkan jika perbatasan dibuka kembali sebelumnya.

Rusia menghentikan hampir semua penerbangan internasional pada akhir Maret untuk memperlambat wabah virus corona.

Ketua asosiasi pariwisata Rusia Maya Lomidze mengatakan bahwa penerbangan internasional tidak akan dilanjutkan sampai akhir September atau awal Oktober.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya