Berita

Proses pencarian Walikota Seoul, Park won-sun/Yonhap

Dunia

Hilang Secara Misterius, Walikota Seoul Tengah Terjerat Skandal Kekerasan Seksual

KAMIS, 09 JULI 2020 | 21:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Proses pencarian Walikota Seoul, Park Won-sun yang dinyatakan hilang pada Kamis (9/7) masih terus dilakukan.

Dari laporan Yonhap, Park meninggalkan kediamannya di Jongno, Seoul sekitar pukul 10.44 pagi waktu setempat. Ia mengenakan topi hitam dan membawa ransel hitam.

Sementara itu, putri Park memberikan laporan kepada polisi sekitar pukul 17.17 waktu setempat. Park juga diketahui meninggalkan pesan seperti surat wasiat, sementara ponselnya dimatikan.


Dari hasil pencarian, sinyal ponsel Park terakhir kali terdeteksi di dekat Kuil Gilsang, Seongbuk, Seoul timur laut.

Polisi sendiri masih terus melakukan pencarian besar-besaran dengan mengerahkan drone dan anjing pencari. Petugas penyelamat juga dikirim ke lokasi pencarian yang dipusatkan di daerah Seongbuk.

Namun terhitung hingga pukul 8.20 malam, Park belum ditemukan.

Kantor walikota mengaku, Park tidak bekerja dengan alasan masalah kesehatan. Ia juga membatalkan semua jadwalnya pada Kamis.

Beberapa pihak menduga, menghilangnya Park terkait dengan dugaan kasus kekerasan seksual yang tengah membelitnya. Lantaran seorang mantan sekretaris di kantornya dikabarkan sudah mengajukan tuntutan pidana terhadap Park.

Meski begitu, polisi enggan memberikan konfirmasi.

Park adalah seorang aktivis terkenal dan pengacara hak asasi manusia di Korea Selatan, Park menjalani periode ketiganya sebagai walikota setelah terpilih pertama kali pada tahun 2011.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya