Berita

Presiden Brasil, Jair Bolsonaro dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 pada Selasa, 7 Juli 2020/Net

Dunia

Bolsonaro Positif Covid-19, Pengamat: Mengejutkan Butuh Waktu Begitu Lama

RABU, 08 JULI 2020 | 06:16 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Brasil, Jair Bolsonaro telah dinyatakan positif mengidap Covid-19 pada Selasa (7/7). Kabar tersebut tidak lah mengejutkan mengingat ia kerap tidak mematuhi protokol kesehatan.

Setelah dinyatakan positif terinfeksi virus corona baru, Bolsonaro mengaku masih baik-baik saja. Ia bahkan berbicara langsung kepada wartawan sembari mengenakan masker di ibukota Brasilia.

"Saya baik-baik saja, normal. Saya bahkan ingin berjalan-jalan, tapi saya tidak bisa karena rekomendasi medis," ujar Bolsonaro.


"Saya pikir saya sudah memilikinya sebelumnya, mengingat aktivitas saya yang sangat dinamis. Saya adalah presiden dan berada di garis pertempuran. Saya suka berada di tengah-tengah rakyat," lanjutnya.

Selama ini, Bolsonaro dikenal telah sering memandang sebelah mata tingkat keparahan wabah. Ia bahkan menyebut Covid-19 sebagai "flu kecil".

Meski Brasil menjadi negara kedua paling terpukul di dunia, Bolsonaro tetap enggan menjaga jarak dan kerap berjabat tangan dengan pejabat dan rakyatnya.

Menanggapi kabar Bolsonaro yang akhirnya terinfeksi, seorang profesor ilmu politik di Universitas Negeri Rio de Janeiro, Mauricio Santoro mengatakan pris 65 tahun tersebut adalah pemimpin yang paling membantah keseriusan wabah.

"Terinfeksinya (Bolsonaro) adalah pukulan terhadap kredibilitasnya. Ini akan dilihat sebagai contoh lain dari kegagalan tanggapan Covid-19 nya," ujar Santoro, melansir Al Jazeera pada Rabu (8/7).

Sementara itu, analis politik, Geraldo Zahran mengatakan terinfeksinya Bolsonaro bukanlah hal yang mengejutkan. Ia justru mengaku terkejut karena butuh waktu lama bagi Bolsonaro hingga akhirnya mengidap penyakit tersebut.

"Mengejutkan butuh waktu begitu lama. Di satu sisi, dia melihat ini datang. Sejak tadi malam, dia telah meminta orang untuk menjauh dan menjaga jarak, jadi dia menganggap ini sedikit lebih serius sekarang," terang Zahran.

Selain melakukan tes Covid-19, Bolsonaro juga melakukan rontgen untuk paru-parunya. Pada Selasa, Bolsonaro mengaku paru-parunya sangat bersih.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya