Berita

Salah seorang warga Dubai yang menyewa jet pribadi agar bisa kembali ke keluarganya, hal yang banyak dilakukan warga yang terjebak di negara lain saat penguncian/Net

Dunia

Demi Bisa Berkumpul Dengan Keluarga, Warga Dubai Ini Nekat Menyewa Jet Pribadi Dari India Ke UEA

SELASA, 30 JUNI 2020 | 11:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pengumuman bahwa pemerintah Emirat telah membuka penerbangan untuk warganya yang terlantar di luar negeri untuk kembali pulang ke tanah air, disambut baik. Puluhan orang kembali pulang ke UEA dengan jet pribadi setelah lebih dari tiga bulan berada jauh dari keluarganya.

Demikian juga dengan warga UEA yang tertahan di India dalam suatu pekerjaan. Penerbangan yang sangat terbatas membuat sebagian dari mereka berani merogoh tabungannya untuk menyewa jet pribadi.

Salah seoang warga UEA nekat menghabiskan tabungannya demi bisa berkumpul lagi dengan keluarga setelah tiga bulan penguncian. Ia pun menyewa jet pribadi, membayarnya seharga Dh135.000. Sebuah perjalanan yang sangat mahal.


Kemudian dia mencari beberapa warga UEA lainnya yang juga ingin pulang.

"Saya sekarat setiap hari mengetahui istri dan anak saya harus mengelola semuanya sendirian," kata warga Dubai bersuia 40 tahun itu.

“Pandemik telah membuat semua orang di dunia kaget. Mereka telah kehilangan pekerjaan, bahkan nyawa. Ini adalah waktu yang menakutkan dan saya hanya ingin kembali ke keluarga saya,” ujarnya dikutip dari TN, Senin (29/6).

Untuk kembali ke UEA, ia harus menyetor deposit terlebih dahulu untuk biaya menyewa pesawat. Itu pun harus menunggu selama seminggu.

Butuh sekitar seminggu, banyak panggilan telepon dan koordinasi terperinci sebelum orang-orang dari berbagai penjuru India termasuk Bangalore, Hyderabad, New Delhi, Patna, dan Mumbai akan naik penerbangan bersama-sama.

Tidak mudah membuat orang percaya bahwa ia mencari patner untuk pulang bersama ke UEA. Sampai akhirnya terkumpulah sebanyak 13 orang (termasuk dirinya) yang kemudian membagi biaya sewa menjadi masing-masing sekitar Dh10.500.

"Orang-orang harus mau saling mempercayai agar kami bisa pulang," katanya terharu, sambil mengisahkan bagaimana ia berusaha mencari 'partner' untuk pulang bersama ke UEA.

"Kami membagi pekerjaan menangani keuangan, dokumentasi, detail paspor. Banyak yang tertarik untuk ikut pulang bersama ke UEA," katanya.

“Kemudian pada saat kami benar-benar dalam penerbangan, kami menjadi seperti keluarga. Saya meneteskan air mata karena orang-orang ini mempercayai saya.”

Mulanya ia juga pesimis, mengetahui kebanyakan penerbangan internal di India saat itu sedang agak kacau, mengalami penundaan perjalanan karena aturan karantina antar negara.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya