Berita

(Tangkapan layar) Dutabesar RI untuk Korea Selatan Umar Hadi saat menjadi pembicara dalam diskusi virtual yang digelar oleh Jejaring Media Siber Indonesia (JMSI)/RMOL

Dunia

Ini Peran Penting K-Pop Dalam Penanganan Pandemi Covid-19 Di Korea Selatan

KAMIS, 18 JUNI 2020 | 19:05 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korea Selatan tidak bisa dilepaskan dari industri hiburannya, terutama musik, yang mendunia dan dikenal dengan istilah K-pop.

Kepopuleran K-pop mampu mempengaruhi banyak orang, terutama kalangan remaja. Tidak heran jika salah satu boyband kenamaan Korea Selatan, BTS, pernah membuat sejarah dengan berpidato di PBB dalam kampanye UNICEF untuk meningkatkan kesempatan dan pemberdayaan anak-anak dan anak muda tahun 2018 lalu.

Suara mereka dapat lebih mudah didengar, terutama oleh kalangan muda dan remaja.


Karenanya, pada masa krisis seperti pandemi Covid-19 yang terjadi sejak awal tahun ini di Korea Selatan, K-pop pun mengambil peranannya sendiri.

"K-pop memang sangat populer. Industri ini memiliki pengaruh yang sangat positif di Korea Selatan," kata Dutabesar RI untuk Korea Selatan Umar Hadi dalam diskusi virtual yang mengangkat tema "Tangkis Corona Cara Korea" yang digelar oleh Jejaring Media Siber Indonesia (JMSI) pada Kamis (18/6).

Dia menjelaskan, industri K-pop bergerak cepat dan menjadi semacam contoh bagi upaya antisipasi penularan Covid-19 di masa awal penyebaran virus tersebut.

"Keputusan mereka (pelaku industri K-pop) untuk stop konser, lebih cepat daripada keputusan pemerintah," jelasnya.

"Contoh, BTS memutuskan untuk menghentikan konser mereka sebelum Daegu outbreak (kasus penyebaran Covid-19 terbesar pertama yang terjadi kota Daegu) Februari lalu," sambung Umar.

Lebih lanjut dia menjelaskan, meski terpukul oleh pandemi Covid-19, namun industri K-pop tetap berupaya untuk tetap bergeliat sambil tetap mengajak para pendukungnya menjaga diri dari penularan Covid-19.

Industri ini juga mematuhi anjuran pemerintah serta WHO dengan menjalankan langkah pencegahan dan protokol kesehatan yang tepat.

"Salah satu bentuknya, ada inovasi dari salah satu grup K-pop, saya lupa namanya, beberapa waktu lalu menggelar semacam fanmeeting dengan sekitar 20 penggemarnya di suatu ruangan, namun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Acara tersebut disiarkan kepada publik melalui Youtube," jelasnya.

"Selain itu album sejumlah bintang K-pop juga tetap diluncurkan. Industri ini masih bergeliat dan memberikan pengaruh positif bagi para penggemarnya," demikian Umar.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Ketika Republik Menjadi Rimba

Minggu, 19 Juli 2026 | 02:15

Penerapan Controlled Landfill di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Minggu, 19 Juli 2026 | 02:04

Spanduk dan Baliho PSI Lebih Banyak dari Jumlah Kadernya

Minggu, 19 Juli 2026 | 01:39

Warga Pulau Panggang Kekurangan Pasokan BBM

Minggu, 19 Juli 2026 | 01:17

MPLS Ramah Lebih Aman dan Memuliakan Siswa

Minggu, 19 Juli 2026 | 01:06

Jalan Buntu Reformasi

Minggu, 19 Juli 2026 | 01:03

Homer Setelah Tiga Ribu Tahun

Minggu, 19 Juli 2026 | 00:43

Ancaman PHK di Depan Mata, Segera Percepat Penempatan Pekerja Migran ke Luar Negeri

Minggu, 19 Juli 2026 | 00:12

Monumen Cinta Bernama Nurul Izzah

Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:41

Pengusaha Didorong Berkontribusi Tingkatkan SDGs Kalbar

Sabtu, 18 Juli 2026 | 23:15

Selengkapnya