Berita

Surat Sakti dari anggota DPRD Jabar terkit proses PPDB di Kota Bandung/Repro

Nusantara

'Surat Sakti' Anggota DPRD Jabar Kejutkan PPDB Bandung

JUMAT, 12 JUNI 2020 | 17:03 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021 di Kota Bandung dikejutkan dengan beredarnya ‘Surat Sakti’ yang dikeluarkan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Dadang Supriatna.

Surat berupa rekomendasi yang ditujukan untuk Kepala Sekolah SMKN 4 Bandung itu bahkan dilengkapi kop resmi DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) yang ditandatangani langsung oleh politikus Partai Golkar tersebut.

Namun, dalam surat yang diterima wartawan tertanggal 10 Juni 2020 itu nama, ID akun, dan asal sekolah siswa (yang direkomendasikan Dadang Supriatna) agar diterima di sekolah tujuan ditutup stabilo.


Tak ayal, Forum Warga Bandung Peduli Perubahan (FWBPP), Dodi Permana, menyayangkan perilaku salah satu wakil rakyat dari daerah pemilihan Jawa Barat II (Kabupaten Bandung) yang telah menodai proses PPDB.

“Tentu ini menjadi potret nyata terjadi dan mencoreng sektor pendidikan di tanah pasundan. Ada wakil rakyat yang secara terbuka memanfaatkan status dan jabatannya,” ujar Dodi, Jumat (12/6), dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Selain itu, hal yang bikin miris berdasarkan informasi yang diterima Dodi, pembuat surat sakti itu merupakan kader partai beringin yang kini tengah mengikuti penjaringan bakal calon Bupati Bandung untuk ajang Pilkada 2020.

“Publik mungkin bisa menilai terkait temuan (surat sakti) ini. Jadi wakil rakyat yang diberi amanah untuk duduk di parlemen saja sudah seperti ini, apalagi kalau nanti menjadi calon kepala daerah?” tandas aktivis sosial itu.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya