Berita

Penguburan jenazah Covid-19 oleh Tim Tagana/Istimewa

Nusantara

Mensos Terenyuh Pemakaman Jenazah Covid-19 Hanya Berbekal Lampu Senter Saat Malam

RABU, 10 JUNI 2020 | 02:42 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Peran serta Taruna Siaga Bencana (Tagana) dalam membantu pemerintah memerangi Covid-19 dengan turut memakamkan jenazah mendapat apresiasi dari Menteri Sosial Juliari P. Batubara.

"Tagana yang merupakan relawan sosial telah mendedikasikan dirinya untuk kemanusiaan, mereka bekerja tanpa pamrih, tak kenal lelah. Tagana adalah pahlawan kemanusiaan," ujar Menteri Juliari lewat keterangan persnya, Selasa (9/6).

Mensos mengaku memantau langsung aktifitas anggota Tagana dari group WhastApp Tagana Indonesia. Motivasi dan arahan terkait apa yang dilakukan pun terus disampaikan kepada petugas.


“Saya monitor aktifitas mereka (Tagana). Sejak awal Maret sampai sekarang sudah banyak hal yang mereka kerjakan untuk membantu pemerintah dalam menangani pandemik Covid-19,” ucapnya.

Menurutnya, sebelumnya Tagana belum pernah melakukan penguburan jenazah akibat virus. Namun, dia terenyuh manakala melihat anggota Tagana yang melakukan penguburan di malam hari yang hanya berbekal penerangan lampu senter.

“Di saat yang lain menghindari, namun Tagana harus berjibaku menguburkan jenazah yang meninggal akibat Covid 19. Sungguh mulia tugas Tagana, tetap semangat dan terus bekerja untuk kemanusiaan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam dan Bencana Sosial Dinas Sosial Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Andi Septianto Adinata membenarkan bahwa Tagana di Kabupaten Kapuas menjadi garda terdepan dalam penguburan jenazah Covid 19.

"Awalnya Tagana sebagai tim pendukung, namun Bupati Kapuas, Ben Brahim S. Bahat meminta Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kapuas, Budi Kurniawan Selaku Gugus Tugas Covid19 agar Tagana ambil alih sebagai tim inti dalam penguburan jenazah," kata Andi.

Tugas Tagana, lanjut Andi, yakni menyolatkan jenazah, mengantar ke pemakaman, sampai penutupan liang lahat dengan melengkapi diri menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang disiapkan Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya