Berita

Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani/RMOL

Pertahanan

Kasus Penembakan Dua Warga Poso Perlu Diselidiki Polri Dan Komnas HAM Sekaligus

KAMIS, 04 JUNI 2020 | 13:21 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Perlu adanya penyelidikan mendalam yang dilakukan dua lembaga sekaligus dalam tewasnya dua warga Kecamatan Poso Pesisir Utara bernama Syarifudin dan Firman yang diduga tertembakorang tak dikenal (OTK).

"Komisi III DPR meminta agar Komnas HAM turun tangan melakukan penyelidikan secara tersendiri agar nanti kedua hasil penyelidikan dari hasil internal Polri dan Komnas HAM bisa dibandingkan,” ujar Anggota Komisi III DPR RI, Arsul Sani lewat siaran persnya, Kamis (4/6).

Penyelidikan oleh dua lembaga tersebut penting, karena menurut Arsul, bila hanya mengandalkan penyelidikan internal dikhawatirkan publik tidak percaya dengan fakta yang terungkap.


Meski pada dasarnya, Wakil Ketua MPR tersebut optimis Kapolri Jenderal Idham Azis akan menangani kasus tersebut secara serius demi menjaga citra baik Polri, sekaligus sebagai bagian dari ikhtiar menghadirkan keadilan bagi keluarga korban yang meninggal.

Bila nantinya fakta yang terkuak bukan dilakukan oleh teroris melainkan salah tembak dari oknum petugas, maka Polri perlu meminta maaf secara terbuka dan memberikan ganti rugi.

“Polri harus minta maaf dan memberi ganti rugi kepada korban,” tandasnya.

Hal ini ditegaskan politisi PPP ini karena muncul anggapan insiden yang menimpa dua petani di wilayah operasi Tinombala tersebut sebagai korban salah tembak.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Hari Buruh, Wall Street Libur

Selasa, 08 September 2026 | 08:29

Krakatau Steel Rombak Direksi, Segini Pendapatan KRAS Semester I-2026

Selasa, 08 September 2026 | 08:15

Konflik Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dekati 100 Dolar AS

Selasa, 08 September 2026 | 07:57

OJK Wajibkan Free Float 15 Persen, Tegaskan Transparansi Tanpa Kompromi

Selasa, 08 September 2026 | 07:40

Saat Batu Bara Tertekan, UNTR Makin Mesra dengan Emas

Selasa, 08 September 2026 | 07:21

Anak Krakatau Erupsi, Kursi Bos Krakatau Steel Berganti

Selasa, 08 September 2026 | 07:01

Nellava Group dan Emas Now Pilih Jalur Hukum Hadapi Serangan di Ruang Digital

Selasa, 08 September 2026 | 06:50

Pemerintah Dituntut Siapkan Anggaran dan Kesiapsiagaan Logistik terkait Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 06:09

Kewajiban Moral Lindungi Rakyat dari Manipulasi Harga dan Mutu Beras

Selasa, 08 September 2026 | 05:44

Empat Pejabat Kejagung Diduga Terima Rp40 Miliar dari Tan Kian, Ini Tanggapan Kapuspenkum

Selasa, 08 September 2026 | 05:27

Selengkapnya