Berita

Ketua DPR RI Puan Maharani/Net

Politik

Puan Maharani Minta Perguruan Tinggi Bantu Pemerintah Hadapi Tatanan Baru

RABU, 03 JUNI 2020 | 16:47 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kelompok civitas akademika di kampus diminta untuk giat melakukan kajian ilmiah dalam menghadapi Covid-19. Tujuannya untuk dapat membantu pemerintah dalam membuat kebijakan.

Permintaan itu disampaikan langsung Ketua DPR RI Puan Maharani saat menjadi pembicara kunci webinar bertema “Memaknai Pancasila di Era Pandemik” yang diselenggarakan Universitas Brawijaya Malang, Rabu (3/6) siang.

Mantan Menko PMK ini berharap agar perguruan tinggi menghadirkan terobosan yang inovatif menghadapi tatanan kehidupan pasca pandemik Covid-19.


“Indonesia menantikan hadirnya terobosan dan inovasi di bidang kesehatan dan bidang-bidang lain dalam menyongsong tatanan baru menghadapi Covid-19,” ujar Puan.

Menurutnya, sejumlah perguruan tinggi di Indonesia harus memberikan inisiasi serta melakukan terobosan di bidang kesehatan dan bidang lainnya dalam menyongsong tatanan baru menghadapi Covid-19.

“Di bidang kesehatan diharapkan adanya terobosan teknologi alat kesehatan, contohnya ventilator portable yang sangat dibutuhkan saat ini kemudian terobosan untuk menemukan vaksin Covid-19,” tuturnyaz

Selain itu, kata Puan, di bidang lain perguruan tinggi bisa melakukan inovasi dan penemuan dari kampus yang bakal dinanti masyarakat.

“Misalnya di bidang logistik, diperlukan inovasi distribusi barang yang aman dari penyebaran Covid-19,” tambahnya.

Puan juga meminta perguruan tinggi melakukan kajian-kajian ilmiah sebelum penerapan kenormalan baru harus dilakukan secara mendalam agar dapat membantu pemeritnah.

“Agar bisa dijadikan sebagai acuan pengambilan kebijakan,” katanya.

Masukan dari kampus untuk atasi pandemik Covid-19, menurut politisi PDI Perjuangan ini, merupakan bentuk gotong royong dari masyarakat akademik di tengah wabah corona.

“Gotong royong itu inti ajaran Pancasila yang disampaikan Bung Karno. Pandemik ini hanya bisa diatasi jika kita semua bergotong royong dalam skala besar,” tandasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Bahlil Dinilai Main Dua Kaki untuk Menjaga Daya Tawar Golkar

Senin, 09 Februari 2026 | 12:07

Informan FBI Ungkap Dugaan Epstein Mata-mata Mossad

Senin, 09 Februari 2026 | 12:02

Purbaya Ungkap Penyebab Kericuhan PBI BPJS Kesehatan: 11 Juta Orang Dicoret Sekaligus

Senin, 09 Februari 2026 | 11:55

Mantan Menteri Kebudayaan Prancis dan Putrinya Terseret Skandal Epstein

Senin, 09 Februari 2026 | 11:38

Mensos: PBI BPJS Kesehatan Tidak Dikurangi, Hanya Direlokasi

Senin, 09 Februari 2026 | 11:32

Industri Tembakau Menunggu Kepastian Penambahan Layer Cukai

Senin, 09 Februari 2026 | 11:26

Langkah Prabowo Kembangkan Energi Terbarukan di Papua Wujud Nyata Keadilan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:25

WNA China Tersangka Kasus Emas 774 Kg Diamankan Saat Diduga Hendak Kabur ke Perbatasan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:16

Tudingan Kapolri Membangkang Presiden Adalah Rekayasa Opini yang Berbahaya

Senin, 09 Februari 2026 | 10:51

Februari 2026 Banjir Tanggal Merah: Cek Long Weekend Imlek & Libur Awal Puasa

Senin, 09 Februari 2026 | 10:46

Selengkapnya