Berita

Kepala Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Revi Zulkarnaen saat memberikan sosialisasi terkait persiapan New Normal/RMOL

Kesehatan

Sosialisasi Protokol Kesehatan Di Terminal Kalideres Jelang New Normal

SELASA, 02 JUNI 2020 | 21:23 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Sosialisasi persiapan new normal dilakukan Dinas Perhubungan Terminal Kalideres, Jakarta Barat kepada sejumlah karyawan maupun pengurus perusahaan otobus (PO) di Terminal Kalideres, Selasa (2/6).

Kepala Terminal Kalideres, Revi Zulkarnaen menyampaikan, protokol kesehatan harus diterapkan karyawan PO beserta para calon penumpangnya, seperti kewajiban menggunakan masker, jaga jarak saat antre tiket maupun saat di dalam kendaraan AKAP.

"Ya nanti ada petugas gabungan. Kami dibantu petugas Kepolisian dan TNI untuk mendisiplinkan masyarakat agar melaksanakan protokol kesehatan yang akan diterapkan saat new normal berlaku," ujar Revi.


Revi mengaku belum mengetahui kapan pemberlakuan new normal di Terminal Kalideres. Namun pihaknya melakukan sosialisasi supaya karyawan pengurus PO di Terminal Kalideres sudah siap dalam penerapannya nanti.

"Jadi jangan petugas saja, tetapi mereka juga ikut menjaga para penumpangnya agar mematuhi protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, mengecek suhu tubuh, menggunakan masker, harus antre di depan loket," sambungnya.

Revi menegaskan, penumpang tidak boleh lebih dari 50 persen kursi tempat duduk saat penerapan protokol kesehatan. Jika mereka membandel, maka bus tersebut tidak diperbolehkan berangkat.

Revi juga berharap kepada masyarakat, terutama pengurus PO agar mematuhi aturan untuk membantu petugas dalam menertibkan penumpangnya.

"Sehingga sama-sama meringankan petugas untuk mengingatkan para penumpangnya guna menerapkan protokol kesehatan," pungkasnya.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Jokowi Sedang Menciptakan Musuh Sendiri Lewat Keliling Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 08:17

Jemaah Haji Indonesia Diminta Tertib Menanti Jadwal Kepulangan ke Tanah Air

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:44

Turun Gunung Jokowi untuk Gendong Gibran dan Kaesang

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:37

Hari Raya Waisak, CFD Jakarta Diliburkan Sementara

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:15

IPC TPK Perkuat Konektivitas Perdagangan Indonesia-China

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:45

Paradoks Kekayaan Nasional

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:23

Polda Jateng Izinkan Personel Tembak Begal di Tempat

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:09

Anatomi Pembangunan Kapal Ideal

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:41

BGN Tidak Pernah Menunjuk Calo Terkait Pembangunan SPPG

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:21

KPK Diminta Jelaskan Arah Pengembangan Kasus Blueray Cargo

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:04

Selengkapnya