Berita

Helikopter transportasi Z-8G persiapan China/Net

Dunia

Ini Persiapan Persenjataan China Untuk Hadapi India Dalam Konflik Perbatasan

SENIN, 01 JUNI 2020 | 17:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Konflik perbatasan yang memanas membuat China bersiap mengerahkan potensinya. Media milik pemerintah China telah mendaftarkan tank, howitzer, Helikopter, dan senjata lainnya sebagai persiapan.

Analis militer China mengatakan China memperluas arsenalnya sejak tahun-tahun lalu, tepatnya ketika terjadi kebuntuan Doklam pada 2017.

“Sejak kebuntuan Doklam dengan India pada 2017, militer Tiongkok telah memperluas arsenalnya dengan senjata seperti tank Tipe 15, helikopter Z-20 dan drone tempur Wing Loong II (GJ-2) yang seharusnya memberi China keuntungan di tempat yang tinggi," katanya seperti dikutip dari Global Times, Minggu (31/5).


Pada parade Hari Nasional edisi tahun lalu, China telah meluncurkan tank Type 15 30-ton baru dan howitzer mount-mounter PCL-181 berkapasitas 25 ton. Kedua peralatan militer Tiongkok terbaru ini terlihat di Daerah Otonomi Tibet Tiongkok Barat Daya pada Januari, sangat dekat dengan Ladakh India.

"Dengan sistem kontrol penembakan canggih dan senjata utama penusuk zirah kaliber 105 milimeter, tangki ringan Tipe 15 dapat mengalahkan kendaraan lapis baja ringan lainnya di ketinggian," klaim para ahli.

PCL-181 dapat menembakkan berbagai persenjataan termasuk proyektil berpemandu laser dan peluru artileri berpemandu satelit dengan jangkauan maksimum 50 km. Itu dapat membawa 27 butir amunisi dan 15 barel propelan, menurut laporan di media China.

Sementara, helikopter utilitas Z-20 yang dipersiapkan China adalah modifikasi helikopter transportasi besar Z-8G.

Helikopter medium-lift Z-20 ini dapat beradaptasi dengan semua jenis medan dan cuaca dan dapat digunakan pada misi termasuk transportasi personel dan kargo, pencarian dan penyelamatan serta pengintaian.

"Z-20 dapat beroperasi di dataran tinggi yang kehabisan oksigen berkat mesin buatannya yang kuat," Chen Guang, wakil manajer umum Avicopter, cabang helikopter AVIC yang dikelola negara, mengatakan kepada Global Times sebelumnya.

Berfokus pada operasi dataran tinggi, Z-8G adalah yang pertama dari jenisnya di China dan dapat lepas landas dari 4.500 meter di atas permukaan laut dengan langit-langit lebih tinggi dari 6.000 meter.

"Senjata-senjata yang dirancang khusus ini telah meningkatkan kemampuan tempur militer Tiongkok di daerah-daerah dataran tinggi, memungkinkannya untuk lebih melindungi kedaulatan nasional dan integritas wilayah," kata analis militer China, yang mengisyaratkan sengketa perbatasan Tiongkok-India.

Laporan itu menyatakan bahwa pasukan pertahanan perbatasan China mendukung langkah-langkah pengendalian perbatasan dan membuat langkah-langkah yang diperlukan sebagai tanggapan terhadap pembangunan fasilitas pertahanan India baru-baru ini yang melintasi perbatasan ke wilayah Cina di wilayah Lembah Galwan.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya