Berita

Lorong rumah sakit di India yang dipenuhi mayat/Net

Dunia

Krematorium Penuh, Lorong Rumah Sakit Di India Dipenuhi Mayat Bagai Kapal Titanic

SENIN, 01 JUNI 2020 | 17:10 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

India terus mencatatkan peningkatan kasus baru Covid-19 dengan angka kematian yang terus melonjak.

Terbaru, pada Senin (1/6), India mencatat rekor kasus harian sebanyak 8.392, sehingga total secara nasional menjadi 190.535 kasus. Pada hari yang sama 230 orang juga meninggal karena Covid-19, sehingga totalnya menjadi 5.394.

Ada pun mayoritas kasus-kasus tersebut tersebar di tiga negara bagian, yakni Delhi, Maharashtra, dan Gujarat, melansir Sputnik.


Di Delhi, ada 19.844 kasus dengan 473 di antaranya sudah meninggal. Pekan lalu, media lokal melaporkan telah terjadi penumpukan mayat di kamar jenazah Rumah Sakit Lok Nayak Jaiprakash Narain, di mana 80 slot sudah penuh.

Pada Kamis (28/5), Pengadilan Tinggi Delhi mengeluarkan pemberitahuan pada pemerintah untuk segera menangani penumpukan mayat karena krematorium penuh mengingat adanya pembatasan sosial. Kerabat korban juga enggan membawa pulang mayat karena khawatir tertular Covid-10/

Selain Delhi, Gujarat juga sudah melaporkan 16.779 kasus dengan 1.038 di antaranya sudah meninggal dunia. Politisi Partai Aam Aadmi, Sanjay Singh dalam Twitter-nya mengungkapkan kekacauan yang terjadi di Gujarat akibat Covid-19.

"Ada satu negara bagian di negara (India) bernama Gujarat, yang infrastruktur kesehatannya digambarkan sebagai Titanic yang sedang tenggelam," cuit Singh.

Sementara itu, Maharashtra telah mencatatkan diri sebagai negara bagian dengan jumlah kasus Covid-19 tertinggi, yaitu 67.655 dengan 2.286 orang meninggal dunia.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya