Berita

Mantan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon/Net

Politik

Jika China Dan Amerika Jadi Perang, Baiknya Indonesia Menunggu Durian Runtuh

RABU, 27 MEI 2020 | 06:46 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Indonesia tidak perlu ikut campur dalam perang antara China dan Amerika Serikat. Indonesia cukup berada dalam posisi melihat perang kedua negara besar itu saja.

Begitu tegas mantan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menanggapi ketegangan antara Amerika Serikat dan China.

“Kalau benar terjadi perang antara China vs AS, sebaiknya kita jangan ikut campur,” tegasnya dalam akun Twitter pribadi, Rabu (27/5).


Menurutnya, Indonesia bisa memanfaatkan momentum perang tersebut sebagaimana meraih kemerdekaan di tahun 1945. Kemerdekaan kala itu diraih tidak lepas dari serangan bom atom Amerika Serikat ke Jepang.

“Lebih baik nunggu siapa pemenangnya dan siapa tahu ada durian runtuh,” ujar Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR ituu

Ketegangan antara China dan Amerika Serikat muncul seiring pengumuman kenaikan anggaran pertahanan China. Presiden China, Xi Jinping menegaskan akan terus meningkatkan kesiapan pasukan Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA), untuk pertempuran militer.

Peningkatan anggaran ini dianggap sebagai salah satu kesiapan China untuk berperang melawan Amerika Serikat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya