Berita

PDIP Sumatera Barat bagikan paket lebaran untuk dai/Net

Nusantara

PDIP Sumbar Bagikan 500 Paket Lebaran Untuk Dai Hingga Guru Ngaji

SELASA, 26 MEI 2020 | 14:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

DPD PDI Perjuangan Sumatera Barat bagikan sebanyak 500 paket lebaran khusus untuk warga terdampak pandemik Covid-19 di kelompok keagamaan.

Paket-paket tersebut dibagikan melalui sayap partai, Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) Sumbar sejak Jumat (22/5).

“Ini adalah bentuk gotong royong PDIP Sumbar untuk warga yang kesehariannya lebih banyak melakukan syiar agama Islam. Yang kita bantu, dai yang tidak tercatat sebagai aparatur sipil negara (non ASN),” ungkap Ketua PDIP Sumbar, Alex Indra Lukman dalam keterangannya, Selasa (26/5).
 

 
Diakui Alex, dai merupakan kelompok masyarakat yang cukup parah terdampak Covid-19. Hal itu berkaitan dengan nyaris tidak adanya aktivitas keagamaan umat Islam, terutama ibadah qiyamul lail (aktivitas ibadah di malam hari) selama Ramadhan 1441 H.

“Bingkisan kita ini berupa kain sarung, beras, masker, hand sanitizer, minyak goreng dan mie instan. Semoga bantuan kita yang tak seberapa ini, bisa meringankan beban para da’i kita yang telah mengabdikan hidupnya di jalan dakwah,” kata Alex.

Lanjutnya, 500 paket lebaran itu dibagikan langsung oleh kader PDIP Sumbar pada Ikatan Mubaligh (73 orang), ustad/guru mengaji (77 orang), marbot dan imam masjid (321 orang) dan petugas tim reaksi cepat (29 orang).

“Kita antar langsung bantuan ini ke dai-dai kita melalui kader PDIP yang ada di Kota Padang. Tentu saja, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan di masa pandemi,” ujarnya.

Kegiatan berbagi PDIP Sumbar untuk warga terdampak Covid-19 ini, telah dimulai sejak awal Ramadhan 1441 H lalu. Di mana, PDIP Sumbar merancang program nasi bungkus untuk keperluaan berbuka warga. Setiap harinya, dibagikan sebanyak 500 nasi bungkus.

Selain itu, PDIP Sumbar bersama Fraksi PDIP DPRD Sumbar, juga telah mendistribusikan 900 set alat pelindung diri (APD) serta 78 kotak masker medis, pada tiga rumah sakit Tipe B (RS Bhayangkara, Yos Sudarso, Reksodiwiryo) dan 23 Puskesmas di Kota Padang.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya