Berita

Aksi Protes Para Pekerja Migran Pada Larangan Duduk-duduk Di Aula Stasun/Net

Dunia

Demo Protes Larangan Duduk-duduk Di Aula Stasun Kereta Api Taiwan, Pekerja Migran: Jangan Gunakan Alasan Covid-19

SELASA, 26 MEI 2020 | 07:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Administrasi Kereta Api Taiwan atau Taiwan Railways Administration (TRA) dinilai sangat tidak bijak menggunakan alasan kesehatan untuk membuat peraturan pelarangan duduk-duduk di aula utama Stasiun Kereta Api Taipei.

Asosiasi Pekerja Internasional Taiwan melakukan aksi protes atas kebijakan TRA yang memblokir akses ke aula stasiun dan melarang orang-orang duduk di sana.

Aula utama Stasiun Kereta Api Taipei adalah tempat berkumpul yang populer bagi para pekerja migran di kota itu. Apalagi saat menutupan akhir Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri, banyak orang-orang yang menggunakan aula tersebut untuk berkumpul.


Namun, sejak adanya wabah Covid-19, TRA telah mengeluarkan larangan orang duduk dan berkumpul di sana. Hal itu juga sesuai dengan langkah-langkah pencegahan penyakit dari Pusat Komando Epidemi. Sehingga pertemuan besar telah dilarang di aula sejak akhir Februari.

TRA sendiri telah mengingatkan bahwa sebenarnya aula di Stasiun Kereta Api Taipei tidak pernah dirancang untuk orang duduk. Sayangnya, pada kenyataannya orang lebih sennag duduk-duduk dan berkumpul di sana.

Para pengunjuk rasa menyampaikan keluhan mereka di pintu masuk stasiun. Mereka berbaris menuju pusat aula utama dan sengaja duduk di sana.

Bahkan jika sampai polisi menyeret mereka pergi, mereka akan tetap di sana. Mereka menilai stasiun hanya menggunakan alasan pencegahan penyakit sebagai pelarangan.

Kepala Stasiun Huang mengatakan bahwa para demonstran tidak akan didenda karena mereka hanya mengekspresikan pendapat mereka.

"Kami akan berdiskusi dan membahas bagaimana ruang publik harus digunakan," kata Huang, seperi dikutip dari Taiwan Times, Senin (25/5).

Kementerian Transportasi dan Komunikasi dan TRA pekan lalu mengatakan bahwa aula utama akan dibuka untuk umum setelah wabah Covid-19, tetapi mereka akan menetapkan aturan tentang bagaimana aula utama harus digunakan dengan benar.

Sampai saat itu, aula akan tetap tertutup untuk acara-acara publik, termasuk pada perayaan Idul Fitri kemarin.

Asosiasi Pekerja Internasional Taiwan menyayangkan, tidak banyak tempat di Taiwan bagi pekerja migran untuk menghabiskan liburan mereka, dan aula utama di Stasiun Kereta Api Taipei adalah salah satu dari sedikit tempat yang tersedia untuk mereka.

Yang You-ren, seorang profesor sosiologi di Universitas Tunghai, mengatakan bahwa aula utama adalah salah satu tempat langka di negara ini di mana orang dapat dengan bebas bertukar ide dan pengamatan mereka.

Menerapkan larangan duduk akan seperti mengembalikan hukum darurat perang. Yang mengatakan, pemerintah harus menjaga keragaman sosial dengan mendorong orang untuk berkomunikasi di ruang publik.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya