Berita

Airlangga Hartanto beserta isteri, Ibu Yanti K. Isfandiari, saat halal bihalal virtual keluar besar Kemenko Perekonomian

Nusantara

Airlangga Hartarto: Tantangan Kemenko Perekonomian Menuju Normal Baru Dan Memutus Mata Rantai Covid-19

SELASA, 26 MEI 2020 | 06:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Keluarga Besar Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menggelar acara Halalbihalal Idul Fitri 1441 H pada hari kedua, Senin (25/5).

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto berserta isteri, Ibu Yanti K. Isfandiari, terlihat hadir dalam acara yang dilakukan secara virtual. Ia mengenakan baju koko putih, bermotif cokelat pada bagian depan dengan peci hitam, begitu juga dengan sang istri yang mengenakan busana bernuansa putih.

“Saya beserta keluarga mengucapkan selamat Idul Fitri 1441 H, Taqabbalallahu minna wa minkum, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” tutur Airlangga pada seluruh peserta Halalbihalal.


Dalam pesan Idul Fitrinya, Airlangga menyisipkan pesan untuk tetap menjaga aturan kesehatan sebagai dukungan pada pemerintah dalam penanganan wabah.

“Tantangan kita ke depan tidak kurang besarnya, dimana kita diminta untuk mendorong kehidupan masyarakat untuk menjadi normal baru. Di saat bersamaan kita berusaha untuk memutus mata rantai Covid-19,” ujar Airlangga.

Airlangga juga mengingatkan, dalam situasi pandemik Covid-19 ini, Kemenko Perekonomian diamanahi untuk menyeimbangkan kehidupan bermasyarakat dan bekerja. Kepada 500 lebih partisipan yang hadir secara daring, ia berpesan agar Kemenko Perekonomian dapat terus mempertahankan semangatnya untuk membangun perekonomian bangsa.

Menurutnya, pemulihan ekonomi yang sedang dilakukan dapat membawa Indonesia keluar dari kurva penurunan ekonomi.

“Tentu kita berharap dengan pemulihan ekonomi kita bisa membawa bangsa kita keluar dari kurva penurunan ekonomi, menjadi kurva yang secepat-cepatnya kita kembalikan agar kesejahteraan masyarakat bisa kembali,” tutur Airlangga, seperti dikutip dari laman resmi Kemenko Perekonomian, Senin (25/5).

Jajaran Kemenko juga akan kembali aktif bekerja pada 27 Mei 2020 dan dengan menerapkan Work Form Office (WFO) secara terbatas.

“Tanggung jawab menyelesaikan masalah Covid-19 bukan hanya tugas pemerintah semata. Saya berharap agar masyarakat secara umum, hingga unit terkecil yaitu keluarga, perlu berdisiplin dalam memasuki era normal baru,” katanya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya