Berita

Pelepasan prajurti perbatasan RI-PNG/Net

Nusantara

Di Tengah Pandemik Covid-19, Yonif Mekanis 516/Caraka Yudha Berangkatkan Prajurit Perbatasan RI-PNG

SELASA, 26 MEI 2020 | 04:19 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Walaupun pandemik Covid-19 belum berlalu, tidak menjadi penghalang bagi prajurit Yonif Mekanis 516/Caraka Yudha untuk mengemban tugas sebagai pasukan pengamanan di perbatasan Indonesia-Papua Nugini.

Meski upacara digelar tak seperti biasanya, tekad bulat pun terlihat menyelimuti para pasukan Caraka Yudha tersebut untuk mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai seorang prajurit.

“Upacara pemberangkatan ini, tetap mengacu pada protokoler kesehatan yang telah dicanangkan oleh Pemerintah,” kata Dangartap III/Surabaya, Mayjen TNI Widodo Iryansyah, dalam upacara pemberangkan yang berlangsung di Dermaga Ujung, Koarmada II, Surabaya, Senin (25/5).


Tugas yang diterima oleh prajurit Yonif Mekanis 516, kata Mayjen Widodo, merupakan suatu kehormatan sekaligus kepercayaan seorang pimpinan TNI terhadap seluruh prajurit yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI-PNG.

“Kepercayaan, adalah kehormatan. Dan kehormatan, merupakan kebanggaan setiap prajurit TNI,” ujarnya.

Pejabat militer dengan dua bintang di pundaknya itu mengungkapkan jika kebanggaan dan kesempurnaan sebagai seorang prajurit, ialah melaksanakan suatu tugas yang telah diamanahkan oleh negara.

Bahkan, Mayjen Widodo pun menuturkan jika para prajurit yang akan diberangkan kali ini, memiliki tugas dan tanggung jawab yang tak mudah.

Pasalnya, lanjutnya, selama berada di wilayah perbatasan antar negara itu, para prajurit Yonif Mekanis diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

“Khususnya menjaga keutuhan NKRI, dan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, sekaligus membantu aparat terkait dalam menangani suatu permasalahan yang terjadi di wilayah perbatasan,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya