Berita

Tangkapan layar pesan berantai mencatut nama Aa Gym/Net

Nusantara

Kecewa Namanya Dicatut Dalam Pesan Provokatif, Aa Gym: Mudah-mudahan Tidak Terulang Lagi

SENIN, 25 MEI 2020 | 23:40 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pendakwah sekaligus Pemimpin Pondok Pesantren Daarut Tauhid, Abdullah Gymnastiar atau biasa disapa Aa Gym menyayangkan adanya pesan berantai melalui Whatsapp yang mengatasnamakan dirinya.

Dalam pesan berantai berjudul “Perjuangan Kita Menahan Diri Dirumah Aja Dikhianati Lagi” berisikan pernyataan negatif dan dan terkesan provokatif.

Salah satu yang ditulis dalam pesan tersebut adalah pemerintah telah melukai umat muslim karena melarang beribadah di masjid selama pandemi virus corona.


“Sahabatku sekalian Aa merasa prihatin dengan adanya tulisan yang disebar di Whatsapp yang mengatasnamakan Aa, padahal sama sekali itu bukan tulisan aa,” ujar Ada Gym dilansir dari Kantor Berita RMOLJabar, Senin (25/5).

Dengan adanya tulisan tersebut, Aa Gym merasa dirugikan karena pembuat pesan telah secara sengaja menyebarkan konten negatif dengan mendompleng namanya.

“Dengan kata lain, ini berita dusta dengan mendompleng nama orang lain. Mudah-mudahan tidak terulang lagi menggunakan nama orang dengan kepentingan pribadi apalagi ini fitnah,” katanya.

“Terima kasih kepada siapapun yang bersikap bijaksana dan terus mencegah tersebarnya hoax ini,” tandas Aa Gym.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya