Berita

Mantan perdana menteri Papua Nugini Peter O'Neill ditangkap atas tuduhan korupsi terkait pembelian generator dari Israel/Net

Dunia

Tersandung Korupsi Pembelian Generator, Mantan PM Papua Nugini Ditangkap Di Bandara

MINGGU, 24 MEI 2020 | 11:03 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Polisi Papua Nugini menangkap mantan perdana menteri negara tersebut, Peter O'Neill karena terkait skandal korupsi.

Dia diduga terlibat korupsi dalam pembelian generator dari Israel tanpa persetujuan parlemen. O'Neill dituduh mengarahkan pembayaran sekitar 14 juta dolar AS untuk dua generator dari Israel tanpa mengikuti undang-undang manajemen keuangan publik negara itu, tanpa persetujuan parlemen dan tanpa menempatkan penjualan untuk tender.

Menurut keterangan Asisten Komisioner Kejahatan, Hodges Ette, seperti dikabarkan The Guardian, O'Neill ditangkap pada hari Sabtu di bandara utama Port Moresby (Sabtu, 23/5), setelah kembali dari Australia.


Dia segera dibawa polisi untuk diinterogasi.

Meski begitu, keterangan itu tidak memberikan rincian lebih lanjut soal kasus korupsi generator atau identitas penjual yang dituduhkan.

Diketahui bahwa O'Neill berhenti sebagai perdana menteri pada Mei tahun lalu setelah tujuh tahun menjabat.

O'Neill sendiri telah menjadi subjek surat perintah penangkapan di Papua Nugini sejak Oktober tahun lalu atas dugaan "korupsi resmi", meskipun para pejabat di negara itu tidak mengungkapkan kasus apa yang menjeratnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya