Berita

Shalat dengan aturan jarak sosial/Net

Dunia

Idul Fitri Di Tengah Pandemik, Mulai Larangan Shalat Berjamaah Hingga Pemberlakuan Jam Malam

MINGGU, 24 MEI 2020 | 07:48 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Negara-negara Arab yang mayoritas muslim merayakan terpaksa merayakan Idul Fitri di tengah pandemik Covid-19 sehingga banyak di antaranya yang memberlakukan aturan yang ketat.

Sebanyak 18 negara Arab, termasuk Arab Saudi, sudah mengumumkan perayaan Idul Fitri pada Minggu (24/5). Sementara beberapa negara lain seperti Mauritania, Sudan, dan Oman merayakannya pada Sabtu (23/5).

Menjelang libur Idul Fitri, pemerintah di negara-negara Arab mulai memberlakukan berbagai aturan baru guna membendung penyebaran virus corona.


Menjelang liburan Idul Fitri, pihak berwenang Saudi sudah memperbarui larangan shalat berjamaah, termasuk shalat Ied yang biasanya dilakukan oleh kerumunan besar umat Islam.

Dimuat The Arab Weekly, jika biasanya Idul Fitri dijadikan kesempatan untuk bertemu dengan keluarga besar. Kali ini, pemerintah juga tidak menganjurkan kegiatan tersebut.

Di beberapa negara seperti Turki, Irak, dan Yordania, pemberlakuan jam malam dilakukan selama libur Idul Fitri.

Di Yerusalem, sebagian besar pembatasan dicabut, tetapi kompleks masjid Al-Aqsa, situs tersuci ketiga di Islam, akan tetap ditutup sampai setelah liburan.

Di Mesir, pemerintah memperpanjang jam malam dan menghentikan transportasi umum hingga 29 Mei. Pusat perbelanjaan, mal, pantai, dan taman akan ditutup.

Di Tunisia, perjalanan antar kota tetap dilarang, sementara pemeriksaan keamanan menjelang akhir pekan. Masjid dan semua tempat ibadah, termasuk kafe hingga hotel sendiri akan mulai dibuka pada 4 Juni.

Untuk pertama kalinya, tahun ini pejabat Uni Emirat Arab tidak mengadakan pertemuan dewan keluarga yang menjadi tradisi setiap tahun menjelang Idul Fitri.

Sementara itu, di Iran, doa-doa massal yang biasanya dilakukan di Teheran dibatalkan.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya