Berita

Walikota Pekalongan, Saelany Machfud, dengan tegas meminta masyarakat shalat Ied di rumah masing-masing/RMOLJateng

Nusantara

Tak Gelar Open House, Walikota Pekalongan Juga Larang Shalat Ied Berjamaah Di Masjid

MINGGU, 24 MEI 2020 | 00:06 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Walikota Pekalongan, Saelany Machfud, melarang masyarakat di wilayahnya melaksanakan shalat Ied berjamaah di masjid saat Idul Fitri 1441 H. Dia meminta warga Kota Pekalongan melaksanakan shalat Ied di rumah saja.

"Saya juga hanya akan shalat Ied di rumah bersama keluarga," kata Saelany di kantornya, Sabtu (23/5).

Tak hanya itu, Saelany juga meniadakan Open House di kediamannya untuk tahun ini.


Hal itu karena masih adanya pandemik Covid-19 yang belum kunjung mereda.

Pemkot Pekalongan juga mengingatkan kepada toko modern untuk mematuhi protokol kesehatan. Sanksi tegas akan diberikan jika mereka masih membandel tidak mematuhi aturan yang berlaku terkait penanganan Covid-19 ini.

"Ada yang kemarin membandel yaitu Ria Busana, dan kami minta tutup. Itu merupakan peringatan bagi toko lain, kalau buka harus melaksnakan protokol kesehatan," jelasnya, dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Wakil Walikota Pekalongan, Afzan Arslan Djunaid menambahkan, kegiatan takbir keliling juga dilarang. Termasuk balon udara dan sebagainya yang biasa dilakukan warga saat menyambut Idul Fitri.

"Hal-hal yang berpotensi menimbulkan kerumunan sementara ditiadakan, hingga wabah corona mereda," tutupnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya