Berita

Perdana Menteri India Narendra Modi/Net

Dunia

PM Modi Sampaikan Ungkapan Duka Cita Atas Kecelakaan Pesawat Pakistan

SABTU, 23 MEI 2020 | 11:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan duka cita atas kecelakaan Pesawat Pakistan International Airlines (PIA) yang jatuh di kawasan perumahan di sebelah selatan Kota Karachi, Pakistan pada Jumat, (22/5).

Melalui akun Twitternya, Modi berharap kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan dan pemulihan bagi yang korban luka-luka.  

“Sangat sedih dengan hilangnya nyawa karena kecelakaan pesawat di Pakistan. Kami turut berduka cita kepada keluarga yang meninggal, dan berharap pemulihan cepat bagi mereka yang terluka,” kata Narendra Modi, Jumat (22/5), seperi dikutip dari Times Of India.


Cuitan Perdana Menteri India Narendra Modi melalui akun pribadinya @narendramodi menjadi salah satu yang populer di Twitter. Modi juga berharap otoritas setempat bisa mencari tau penyebab jatuhnya pesawat tersebut.

Selain Modi, ungkapan duka cita juga disampaikan oleh politikus India, Rahul Gandhi melalui akun Twitter resminya @RahulGandhi. Dia mendoakan agar keluarga penumpang beserta awak pesawat yang meninggal diberikan ketabahan.

“Saya menyesal mendengar tentang kecelakaan udara di Pakistan di mana banyak nyawa telah hilang. Berita para penyintas adalah secercah harapan dan saya berdoa semoga ada banyak kisah ajaib tentang bertahan hidup malam ini. Belasungkawa terdalam saya kepada keluarga mereka yang telah meninggal,” ujarnya.

Sebelumnya, Perdana Menteri Pakistan Imran Khan menulis ungkapan duka citanya. Melalui akun Twitternya Imran menyampaikan dia menghargai upaya pihak maskapai PIA.

"Terkejut & berduka atas kecelakaan PIA. Saya tersentuh dengan CEO PIA Arshad Malik, yang langsung terbang ke Karachi & tim penyelamat di lapangan di mana upaya ini adalah prioritas saat ini. Penyelidikan sesegera mungkin akan dilakukan. Doa & duka cita saya sampaikan pada para keluarga yang ditinggalkan," tulis Imran.

Sejauh ini, penyelidikan menyebutkan sedikitnya ada 30 korban meninggal dalam peristiwa itu. Dikutip dari Reuters , pesawat dengan nomor penerbangan PK 8303 itu mengangkut 99 penumpang serta delapan kru, sementara otoritas penerbangan sipil menyebut jumlah orang di dalam pesawat itu adalah 99 orang.

Di dalam pesawat itu ada anak-anak dan lansia.

Juru bicara PIA Abdullah H. Khan, dalam sebuah video pernyataan resmi menyampaikan pesawat mengalami kendala teknis.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya