Berita

Peserta rapid test di mobil laboratorium Badan Intelijen Negara/Net

Nusantara

Rapid Test Di Depok, BIN Temukan 25 Orang Reaktif Covid-19

SABTU, 23 MEI 2020 | 01:32 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Badan Intelijen Negara (BIN) terus bergerak membantu pemerintah dalam mempercepat penanganan Covid-19 dengan menggelar rapid test massal di Giant Tole Iskandar, Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Cilodong, Depok, Jawa Barat.

Rapid test ini merupakan instruksi dari Kepala BIN, Jenderal (Purn) Budi Gunawan sebagai deteksi lanjutan terhadap penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Staf Khusus KaBIN, Mayjen (Purn) Neno Hamriono mengatakan, rapid test massal ini merupakan hasil kerja sama dengan pemerintah Kota Depok. BIN, kata Neno akan terus mencari titik-titik episentrum di wilayah-wilayah yang masuk dalam zona merah.


"Di samping kita membantu pemerintah daerah, kita juga berupaya untuk melakukan pedalaman lebih lanjut terhadap cluster-cluster baru," ujar Neno di lokasi rapid test, Jumat (22/5).

"Sehingga kita berupaya mencari tempat-tempat yang dianggap memiliki tingkat penyebarannya tinggi. Tim kita berputar di wilayah Jakarta dan juga wilayah penyangga khususnya seperti Depok, Bogor dan Banten,” imbuhnya.

Dalam kegiatan ini, BIN menyediakan 500 rapid test kit dan menerjunkan dua unit mobil laboratorium untuk swab test yang hasilnya akan langsung keluar dalam waktu 5 jam.

Dari data informasi pada pukul 09.00 WIB, rapid test massal ini sudah diikuti 300 peserta, sebanyak 25 orang dinyatakan reaktif terhadap Covid-19 dan akan dilanjutkan dengan swab test.

"Ini kesempatan yang baik sekali bagi kita karena masyarakat yang terindikasi reaktif, tidak perlu menunggu lama. Hanya 5 jam untuk proses PCR," ujar Neno.

Sebelumnya, BIN juga telah menggelar rapid test massal di Rusun Tambora, Jakarta Barat pada 19 Mei 2020, kemudian di Kelurahan Pondok Betung, Tangerang Selatan, Banten pada 14-15 Mei 2020, di Kawasan Surya Kencana, Bogor, Jawa Barat pada serta Rapid Test massal di depan Terminal MRT Blok M.

Selain itu, bersamaan dengan peluncuran Mobile Laboratory, BIN juga menggelar rapid test massal di depan Stasiun Sudirman dan Stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta Pusat pada Rabu (6/5) yang lalu.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya