Berita

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, meninjau langsung kesiapan Rumah Sakit Darurat Covid-19/Net

Nusantara

Angka Positif Covid-19 Melonjak, Gubernur Khofifah Minta RS Lapangan Covid-19 Jatim Segera Dibuka

SABTU, 23 MEI 2020 | 00:01 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ekstensifikasi pelayanan masyarakat terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur guna penanganan pasien Covid-19 yang terus meningkat.

Setelah sebelumnya dilakukan penambahan kapasaitas bed hingga ventilator di berbagai rumah sakit rujukan, kali ini, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, meninjau langsung kesiapan Rumah Sakit Darurat Covid-19 Jatim dan meminta agar bisa segera dioperasikan.

Dengan total kapasitas saat ini mencapai 200 orang, RS Lapangan Covid-19 Jatim yang didirikan di Gedung Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan, Surabaya ini rencananya diperuntukkan bagi pasien konfirmasi positif baru yang terkategori ringan.


Gubernur Khofifah menyebutkan, bahwa kapasitas tersebut akan terus dimaksimalkan hingga bisa mencapai 500 orang pasien.

"Yang kita ingin, bahwa yang di RS rujukan itu yang kondisi berat, yang ringan dan sedang seyogyanya kita siapkan di rumah sakit lapangan seperti sekarang. Kalau total dengan ekstensifikasi kamar-kamar itu semua, bisa sampai 500 bed," ungkap Gubernur Khofifah, Jum’at (22/5).

Gubernur Khofifah yang hadir meninjau langsung menyampaikan, bahwa melalui pembagian seperti itu daya tampung di rumah sakit rujukan akan semakin besar. Pada saat yang sama, semakin banyak juga pasien-pasien yang bisa ditampung untuk dilakukan perawatan.

Walaupun RS Lapangan diperuntukkan bagi pasien Covid-19 kategori  ringan, namun kelengkapan alat medis, keamanan dan keselamatan tenaga medis tetap menjadi perhatian.

Hingga hari ini, telah disiapkan 4 buah ventilator dan ribuan APD di dalam RS Lapangan itu guna peningkatan pelayanan ke masyarakat.

Bahkan, untuk tenaga kesehatan dan keluarganya, telah disiapkan pula kamar-kamar khusus di area RS Lapangan tersebut.
 
“Kita siapkan juga ICU, Ventilator, hingga sarana pemulasaraan di belakang juga kita siapkan,” imbuh mantan Menteri Sosial itu.

Terkait kepastian kapan dibukanya RS Darurat tersebut, Ketua Satgas Kuratif Penanganan Covid-19 Jatim, Joni Wahyuhadi menyebutkan bahwa RS Darurat ini sudah siap.

"InsyaAllah kalau besok sudah ada pasien, sudah siap," ungkap Joni yang juga menjabat sebagai Dirut RSUD dr. Soetomo.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya