Berita

Presiden Guatemala, Alejandro Giammattei/Net

Dunia

AS Deportasi Migran Terinfeksi Covid-19, Presiden Guatemala Kecam Trump

JUMAT, 22 MEI 2020 | 13:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Guatemala, Alejandro Giammattei mengecam Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang telah mendeportasi migran yang terinfeksi virus corona baru.

Giammattei mengatakan pada Kamis (21/5), deportasi tersebut telah menambah tekanan bagi lemahnya sistem kesehatan Guatemala dan semakin menyesakkan pusat karantina di sana.

"Guatemala adalah sekutu bagi Amerika Serikat, Amerika Serikat bukan sekutu untuk Guatemala," ujarnya kepada Dewan Atlantik, yang merupakan lembaga think tank urusan internasional yang berbasis di Washington.


"Kami memahami bahwa Amerika Serikat ingin mendeportasi orang, kami memahami itu. Tetapi yang tidak kami pahami adalah mereka mengirimi kami penerbangan yang terkontaminasi," paparnya seperti dimuatCNA.

Dari 2.000 kasus Covid-19 di Guatemala, sebanyak 100 di antaranya merupakan migran yang dideportasi dari AS.

"Tidak apa-apa mereka mengirimi kami orang-orang yang dideportasi, itu adalah masalah kita, pasti, tetapi juga masalah Amerika Serikat. Jadi kita harus berbagi masalah, kita harus adil," tambah Giammattei.

Lebih lanjut, mantan dokter tersebut juga mengecam kegagalan AS mengirim pasokan medis Guatemala.

"Kami melihat bagaimana Amerika Serikat telah membantu negara-negara lain, termasuk dengan ventilator, kami bahkan belum pernah makan jagung," keluh Giammattei.

Dalam sebuah pernyataan setelah komentar Giammattei, Kedutaan Besar AS di Guatemala mengatakan AS sedang mencari cara untuk membantu Guatemala. Termasyk komitemen 2,4 juta dolar AS yang akan diberikan melalui perawatan klinis, pemeriksaan kesehatan masyarakat di titik masuk perbatasan, dan pasokan medis.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya