Berita

Seorang pria mengenakan masker untuk menghindari penyebaran virus corona baru/Net

Dunia

Longgarkan Kuncian, Bulgaria Sudah Bisa Terima Pelancong Dari Uni Eropa

JUMAT, 22 MEI 2020 | 13:12 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Bulgaria mulai melonggarkan kunciannya. Negara Balkan tersebut sudah mencabut larangan pelancong dari Uni Eropa dan negara-negara yang masuk dalam zona visa Schengen.

Pengumuman tersebut disampaikan dalam pernyataan Kementerian Kesehatan yang dirilis pada Kamis malam (21/5).

Kementerian menyampaikan, pencabutan larangan itu juga termasuk San Marino, Andorra, Monako, dan Vatikan.


Meski begitu, CNA memuat, pelancong yang tiba di Bulgaria akan melakukan karantina mandiri selama 14 hari. Kecuali bagi mereka yang bepergian karena alasan kemanusiaan dan mereka yang merupakan perwakilan kegiatan dagang, ekonomi, dan investasi.

Karantina juga tidak akan berlaku untuk orang-orang yang secara langsung terkait dengan konstruksi, pemeliharaan, operasi, dan memastikan keamanan infrastruktur strategis dan kritis Bulgaria.

Sejak pertengahan Maret, Bulgaria melarang masuk para pelancong dari banyak negara untuk membendung penyebaran virus corona baru.

Namun pada Selasa (19/5), Bulgaria mengatakan sudah setuju dengan  Yunani dan Serbia untuk meringankan beberapa pembatasan perjalanan mulai 1 Juni.

Negara yang terletak di kawasan Laut Hitam tersebut memiliki ekonomi yang bergantung pada sektor pariwisata. Akibatnya, kuncian sangat berpengaruh terhadap kondisi ekonomi Bulgaria.

Pada Kamis, Bulgaria mengonfirmasi 2.331 kasus Covid-19 dengan 120 orang meninggal dunia. Itu merupakan angka yang terbilang rendah untuk negara di Eropa yang merupakan episentrum virus corona baru.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya