Berita

Pesawat Air France/Net

Dunia

Imbas Covid-19, Air France Pensiunkan Semua Armada A380

JUMAT, 22 MEI 2020 | 10:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Maskapai nasional terbesar di Prancis, Air France mengumumkan akan menghentikan semua penerbangan yang menggunakan pesawat Airbus A380.

Itu dilakukan sesuai syarat dari pemerintah Prancis untuk memberikan pinjaman 7,6 miliar dolar AS jika Air France menggunakan armada yang lebih ramah lingkungan. Dengan begitu, maskapai tersebut saat ini akan fokus pada A350 yang lebih ramah lingkungan.

Melansir CGTN, Air France merupakan maskapai penerbangan Eropa pertama yang menerbangkan pesawat raksasa. Pesawat yang lebih besar bisa memberikan interior yang lebih luas dan perjalanan yang lebih tenang. Itu juga berfungsi untuk menangani turbulensi.


Namun, pesawat raksasa seperti A380 membutuhkan biaya 400 juta dolar AS dengan biaya operasi sekitar 26.000 hingga 29.000 dolar AS per jam.

Air France sebenarnya berencana untuk menghentikan penggunaan A380 pada 2022.  

Selain Air France, Lufthansa dan beberapa maskapai lainnya juga berusaha untuk menghentikan penggunaan A380.

Seorang spesialis industri penerbangan, Xavier Tytelman mengatakan, pesawat raksasa itu memang memiliki dampak positif tetapi telah menjadi ketinggalan zaman di pasar yang ketat.

"Ketika sebuah maskapai membeli sebuah pesawat, mereka berencana menggunakannya selama 20 hingga 25 tahun. Jadi, fakta bahwa setelah 10 tahun anda harus mengeluarkan pesawat, itu adalah kegagalan besar bagi Air France dan semua maskapai penerbangan yang membeli pesawat itu," ujarnya.

"Tapi itu juga menyedihkan bagi Airbus," tambahnya.

Air France juga termasuk maskapai yang dihantam habis-habisan oleh pandemik Covid-19. Sehingga saat ini maskapai tersebut membutuhkan dukungan keuangan dari pemerintah.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya